klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Gubernur Khofifah Tinjau Bantuan Rutilahu di Probolinggo, Targetkan Renovasi Tuntas Sebelum Idulfitri

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kelurahan Patokan, Kraksaan, Probolinggo.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kelurahan Patokan, Kraksaan, Probolinggo.

KLIKJATIM.Com | Probolinggo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung hunian warga penerima bantuan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Selasa (03/11/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Khofifah secara khusus mendatangi kediaman Musripa (51), warga berpenghasilan rendah yang selama ini tinggal di hunian memprihatinkan akibat kerusakan parah di berbagai sudut bangunan.

Didampingi Bupati Probolinggo Muhammad Haris serta jajaran pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jatim, Khofifah berbincang hangat mendengarkan keluh kesah kehidupan keluarga Musripa. Musripa menceritakan bahwa ia tinggal bersama suaminya yang berprofesi sebagai tukang becak serta seorang anak yang mengalami disabilitas grahita.

"Atap rumah kami jebol dan kondisi kamar mandi sudah tidak layak. Karena keterbatasan ekonomi, kami tidak mampu memperbaiki rumah secara mandiri," tutur Musripa pilu di hadapan Gubernur Khofifah.

Mendengar kondisi tersebut, Gubernur Khofifah bersama Bupati Probolinggo dan perwakilan BAZNAS langsung melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) sebagai tanda dimulainya proses pemugaran rumah Musripa secara menyeluruh.

Musripa merupakan satu dari dua penerima manfaat program Rutilahu di Kecamatan Kraksaan yang mendapatkan alokasi bantuan renovasi senilai Rp 25 juta per rumah. Penerima lainnya adalah Bahri, warga Kelurahan Sidopekso.

Bantuan dana renovasi tersebut bersumber dari skema kolaborasi dan pembiayaan bersama antara BAZNAS Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 20 juta dan BAZNAS Kabupaten Probolinggo sebesar Rp 5 juta.

Gubernur Khofifah menegaskan, program Rutilahu tidak sekadar berfokus pada perbaikan struktur bangunan secara fisik, melainkan wajib menjamin kelayakan hunian secara holistik, mulai dari kekuatan bangunan, aspek keamanan, ketersediaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), hingga kesehatan lingkungan.

"Pemerintah terus menghadirkan hunian yang layak, sehat, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Bagaimana kondisi bangunannya, apakah sanitasinya memadai atau tidak, semua kita upayakan dan benahi," ujar Khofifah.

Menurutnya, rumah merupakan kebutuhan mendasar yang berkolerasi langsung dengan kualitas hidup, keselamatan, dan kesehatan keluarga. Hunian yang aman menjadi tempat ideal bagi tumbuh kembang anggota keluarga.

Khofifah menekankan pentingnya menguatkan serta memperluas jangkauan program Rutilahu melalui sinergi multipihak antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta BAZNAS. Langkah ini penting agar intervensi penanganan kemiskinan ekstrem di Jawa Timur dapat berjalan presisi dan menyentuh kelompok rentan.

Ia pun meminta pengerjaan fisik bangunan di lapangan dikawal ketat agar selesai tepat waktu tanpa mengurangi standar kualitas konstruksi.

"Penguatan dan perluasan Rutilahu ini kunci utamanya adalah sinergi, sinergi, sinergi bersama BAZNAS. Kami menargetkan proses renovasi ini rampung dan bisa ditempati secara nyaman sebelum Hari Raya Idulfitri," tegas Khofifah.

Kunjungan peninjauan Rutilahu ini juga menjadi bagian dari rangkaian agenda kerja Gubernur Khofifah dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Sementara itu, Musripa mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan langsung yang diberikan oleh Gubernur Khofifah beserta BAZNAS. Bantuan renovasi rumah ini menjadi angin segar dan harapan baru bagi keluarganya.

"Saya bersama suami dan anak mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kami sangat bahagia dan bangga mendapat bantuan bedah rumah ini sehingga nanti bisa tinggal di rumah yang layak dan aman," ucap Musripa haru. 

Editor :