KLIKJATIM.Com | Sumenep - Madura United tetap mempertahankan pendekatan permainan yang sama pada babak kedua saat menghadapi PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Sabtu (31/10/2026).
Penguasaan bola menjadi salah satu strategi Laskar Sape Kerrab untuk meredam tekanan tuan rumah. Alhasil, lima menit awal babak kedua berlangsung dengan tempo sedang.
Duet Ilhamsyah dan Jaja di sektor gelandang bertahan tampil cukup solid. Keduanya mampu memutus aliran serangan PSM yang berusaha masuk ke area pertahanan Madura United hingga menit ke-55. Kondisi tersebut membuat tuan rumah lebih banyak mengandalkan serangan dari sektor sayap.
Di sisi lain, Madura United mulai meningkatkan intensitas serangan melalui kombinasi umpan-umpan pendek dan cepat. Peluang berbahaya didapatkan melalui skema serangan balik pada menit ke-59. Namun, penyelesaian akhir Giovani masih melebar dari gawang yang dikawal Ardiansyah.
Madura United kemudian melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Aji Kusuma untuk menggantikan Lulinha pada menit ke-62. Pergantian tersebut menambah opsi serangan tim tamu sekaligus membuat pertandingan berjalan semakin terbuka.
Meski lebih banyak bertahan, Madura United tetap menjaga organisasi permainan dengan mempertahankan jarak antarlini. Tim asuhan Laskar Sape Kerrab tidak terburu-buru menerapkan pressing tinggi, melainkan menunggu lawan di area pertahanan sendiri untuk merebut penguasaan bola.
Hingga memasuki menit ke-70, PSM masih kesulitan menembus pertahanan Madura United dan menciptakan peluang bersih di sekitar kotak penalti. Madura United kembali melakukan perubahan komposisi pemain pada menit ke-75 dengan menarik keluar Iran dan Giovani, kemudian memasukkan Rusadi serta Feby Ramzy.
Tekanan PSM semakin meningkat menjelang akhir pertandingan. Pada menit ke-79, kemelut sempat terjadi di depan gawang Madura United. Namun, Angga Saputro tampil gemilang dengan melakukan tiga penyelamatan beruntun untuk menjaga gawang Laskar Sape Kerrab tetap aman.
Di lini pertahanan, Gali Freitas juga mendapat pengawalan ketat dari Victor Luiz sehingga kesulitan melakukan penetrasi ke area pertahanan lawan. PSM terus berupaya mencari gol penyeimbang melalui berbagai serangan, terutama dengan memaksimalkan sektor sayap.
Menghadapi tekanan tersebut, Madura United memilih memperkuat pertahanan dengan menerapkan pola compact defence. Disiplin dalam menjaga ruang dan ketatnya pengawalan terhadap pemain PSM membuat serangan tuan rumah belum mampu menghasilkan gol.
Memasuki menit ke-89, Madura United kembali melakukan pergantian pemain. Vava Yagalo masuk menggantikan Gali Freitas untuk menambah kekuatan di lini belakang. Wasit kemudian memberikan tambahan waktu empat menit.
Pada menit 90+1, Angga Saputro kembali menunjukkan ketangguhannya dengan menggagalkan tendangan keras pemain PSM Makassar. Penyelamatan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam upaya Madura United mempertahankan keunggulan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Madura United sukses menjaga keunggulan dan memastikan kemenangan di markas PSM Makassar. Hasil tersebut membuat Laskar Sape Kerrab membawa pulang tiga poin penting dari Stadion BJ Habibie.
Editor : Wahyudi