klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Madura United Tumbang di Kandang, Gol Lulinha Tak Mampu Kejar Keunggulan Malut United

avatar Hendra
  • URL berhasil dicopy
KONFERENSI PERS: Winger Madura United, Riski Afrisal, memberikan keterangan kepada awak media usai pertandingan melawan Malut United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.(doc. M.Hendra)
KONFERENSI PERS: Winger Madura United, Riski Afrisal, memberikan keterangan kepada awak media usai pertandingan melawan Malut United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.(doc. M.Hendra)

KLIKJATIM.Com | Pamekasan – Madura United harus menelan pil pahit saat menjamu Malut United dalam lanjutan laga Liga 1 yang berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan. Meskipun tampil dominan dan terus menekan sepanjang pertandingan, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab tersebut gagal mengamankan poin di hadapan pendukungnya sendiri.

Dalam duel sengit ini, Malut United tampil sangat efektif dengan mencetak dua gol melalui aksi David Da Silva. Di sisi lain, Madura United hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui satu gol yang disumbangkan oleh Lulinha. Skor akhir ini memaksa tuan rumah mengakui keunggulan tim tamu yang tampil lebih klinis dalam memanfaatkan peluang.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Madura United sebenarnya mencoba mengambil kendali permainan dengan menerapkan skema pressing tinggi. Strategi ini sempat berjalan sukses dalam mempersempit ruang gerak lawan dan meredam agresivitas para pemain Malut United.

Namun, keasyikan menyerang justru menjadi bumerang bagi lini belakang tuan rumah. Kejelian Malut United dalam memanfaatkan momen transisi serangan balik cepat terbukti ampuh membobol pertahanan Madura United hingga melahirkan dua gol kemenangan.

Winger Madura United, Riski Afrisal, mengakui bahwa pertandingan tersebut berjalan sangat sulit karena lawan memilih untuk bermain lebih bertahan dan sabar menunggu momentum serangan balik. Ia menyampaikan rasa kecewanya karena hasil akhir jauh dari target yang telah dipersiapkan tim.

"Untuk pertandingan ini bukan hasil yang kita inginkan. Kita tidak bisa berlama-lama dengan situasi seperti saat ini," kata Riski saat memberikan keterangan pada Kamis (5/3/2026).

Riski menegaskan bahwa seluruh penggawa Laskar Sape Kerrab harus segera bangkit dan mengalihkan fokus sepenuhnya pada laga berikutnya melawan Persita Tangerang. Mengingat jadwal kompetisi yang sangat padat, tim tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi kekalahan ini.

"Kita harus fokus ke pertandingan selanjutnya lawan Persita. Recovery kita sangat singkat, semoga kita bisa bangkit dari situasi saat ini," ujarnya menambahkan.

Selain menderita kerugian skor, Madura United juga tertimpa musibah di akhir babak kedua. Gelandang andalan mereka, Mendonça, terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami benturan keras di bagian kepala saat berebut bola dengan rekan setimnya sendiri, Aji Kusuma. Insiden ini menambah beban bagi tim kepelatihan dalam menyusun skuat untuk laga mendatang.

Kekalahan ini membuat posisi Madura United di klasemen sementara semakin tertekan. Jika tidak segera melakukan perbaikan performa secara signifikan pada laga-laga selanjutnya, Madura United kini berada dalam situasi rawan yang berpotensi menyeret mereka masuk ke zona degradasi.

Editor :