klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Lepas Santri Fun Walk, Wagub Emil Sebut Surabaya Juga Kota Kebanggaan Santri

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melepas ratusan peserta jalan sehat "Santri Fun Walk" di Halaman Kantor PCNU Kota Surabaya.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melepas ratusan peserta jalan sehat "Santri Fun Walk" di Halaman Kantor PCNU Kota Surabaya.

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak secara resmi melepas ratusan peserta jalan sehat bertajuk "Santri Fun Walk" di halaman Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan jalan sehat ini diselenggarakan oleh PCNU Kota Surabaya sebagai rangkaian puncak peringatan Hari Santri 2026. Fun walk tersebut menjadi simbol bahwa denyut nadi dan kontribusi para santri tetap hidup serta mewarnai dinamika kehidupan di pusat kota metropolis.

Dalam sambutannya, Wagub Emil mengajak masyarakat untuk mulai membangun narasi baru mengenai identitas Kota Surabaya. Menurutnya, jika selama ini publik mengenal Surabaya lewat ikon Tugu Pahlawan, Jalan Tunjungan, hingga Jembatan Suramadu, kini saatnya Surabaya juga dikenal luas atas kiprah besar para santrinya.

"Kita ingin kalau orang membayangkan Surabaya, mereka akan teringat Tugu Pahlawan, Jalan Tunjungan, mungkin Jembatan Suramadu, dengan berbagai ciri khas Surabaya. Tapi kita juga berharap, orang kalau ingat Surabaya akan ingat kiprah dari santri-santri Surabaya yang hebat," tutur Emil.

Emil menegaskan bahwa Surabaya memiliki dua wajah kebanggaan yang saling melengkapi. Surabaya bukan hanya sekadar salah satu metropolitan terbesar di Asia Tenggara yang modern, melainkan juga kota yang fondasi sejarahnya diukir oleh peran santri dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

"Surabaya ini adalah salah satu kota terbesar di Asia Tenggara, kota yang penuh sejarah. Bahkan kantor PCNU ini sudah ikut mengukir sejarah perjalanan bangsa, sejarah kepahlawanan bangsa. Inilah jejak luar biasa, tinta emas yang ditorehkan santri-santri Surabaya," jelasnya.

Di tengah deretan gedung pencakar langit dan hiruk-pikuk kehidupan perkotaan, Emil menilai kehadiran nilai-nilai santri seperti ketawadhuan, kesederhanaan, dan keikhlasan menjadi penyeimbang sosial yang sangat berharga.

"Di tengah metropolisnya Kota Surabaya, kita melihat bukti nyata adanya ketawadhuan dari para santri yang mewarnai kehidupan di kota ini. Maka boleh juga kita gelorakan bahwa Surabaya ini adalah juga kota kebanggaan para santri," pungkasi Emil.

Editor :