KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Hari pertama masuk kerja paska libur Hari Raya Idul Fitri, tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Bojonegoro mengadakan rapid tes. Setelah sejumlah pasar tradisional, kini giliran pegawai pasar swalayan dan karyawan pabrik yang dirapid tes.
Dari sekian ratus karyawan PT MPS Sampoerna Padangan, Swalayan Bravo dan KDS dinyatakan semuanya non reaktif, Selasa (26/5/2020).
Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah mengungkapkan, apresiasinya kepada perusahaan, karena telah bekerjasama untuk melaksanakan protokol Covid-19 dengan menerapkan protokol disiplin bagi karyawan, maupun pengunjung.
Menurut Bupati perempuan pertama ini, upaya dari Pemkab ini untuk mendeteksi, mencegah dan memutus sebaran Covid-19 di Bojonegoro. "Dari hasil Rapid Tes semuanya non reaktif," jelasnya.
Bupati anna juga mengajak masyarakat Bojonegoro untuk melawan dan juga memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan cara mematuhi protokol pencegahan Covid-19. Mulai dari cuci tangan, menggunakan masker serta menjaga jarak.
"Mari kita bekerjasama untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Bojonegoro," tutur Bupati Bojonegoro.
[irp]
Adapun hasil rapid tes yang dilakukan pada hari ini adalah sebagai berikut:
1. Bravo 56 karyawan yaitu, KTP Bojonegoro 49 Non Reaktif dan KTP Tuban 7 Non Reaktif.
2. KDS 49 karyawan, KTP Bojonegoro 33 Non Reaktif dan KTP Tuban 16 Non Reaktif.
3. MPS Sampoerna Padangan ada 60 karyawan Non Reaktif.
Rapid tes dilakukan langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro yang disaksikan langsung Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan dan tim gugus tugas kecamatan.
Seperti diketahui, sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro Per-Tanggal 26 Mei 2020 secara kumulatif sebanyak 49 orang positif, meliputi 40 orang dirawat, meninggal dunia 7 orang dan sembuh 2 orang. Sedangkan untuk status PDP kumulatif sebanyak 19 orang, 7 orang dalam pengawasan, 3 orang selesai dalam pengawasan dan meninggal dunia 9 orang.
[irp]
Lalu untuk status ODP secara kumulatif sebanyak 240 orang, meliputi dipantau 29 orang, selesai pemantauan 209 orang dan meninggal dunia 2 orang. Status ODR sebanyak 41.771 orang dan OTG sebanyak 361 orang. (bro)
Editor : M Nur Afifullah
Kabut Asap Selimuti Banjarmasin, Pelindo Pastikan Aktivitas Pelabuhan Trisakti Tetap Normal
KLIKJATIM.Com | Banjarmasin – Kabut asap yang menyelimuti Kota Banjarmasin dan sejumlah wilayah di sekitarnya menjadi perhatian PT Pelabuhan Indonesia (…
Kuasa Hukum Eks Kadisdik Sampang Ajukan Justice Collaborator
KLIKJATIM.Com | Sampang - Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2024 pada…
Dari Pengakuan Korban, Polisi Bongkar Dugaan Kekerasan Seksual di Rubaru Sumenep
KLIKJATIM.Com | Sumenep - Upaya mencari perlindungan menjadi pintu awal terungkapnya dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak berusia 17 tahun di Kecam…
Huawei Buka Gerai Resmi Pertama di Gresik, Sasar Konsumen hingga Bojonegoro
Huawei resmi membuka gerai pertamanya di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Berlokasi di lantai LG Icon Mall Gresik, tepat di samping Transmart, Huawei Store tersebu…
Kemenhub Tinjau Penerapan Green Port di Terminal Teluk Lamong Dukung NZE 2060
Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Teknologi dan Energi Dr. Capt. Antoni Arif Priadi, M.Sc. meninjau penerapan konsep Green Port di PT Terminal Teluk Lamong (…
Kekeringan di Sumenep Kian Meluas, 62 Desa Ditetapkan Berstatus Tanggap Darurat
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Sumenep, Madura, menunjukkan eskalasi yang signifikan.…