klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan Rp50 Miliar untuk 50.000 Murid di Jatim

avatar Iman
  • URL berhasil dicopy
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memperkuat akses pendidikan melalui program bantuan biaya pendidikan afirmasi
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memperkuat akses pendidikan melalui program bantuan biaya pendidikan afirmasi

KLIKJATIM.Com | Blitar - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memperkuat akses pendidikan melalui program bantuan biaya pendidikan afirmasi senilai Rp50 miliar bagi 50.000 murid SMA, SMK, dan SLB se-Jawa Timur pada 2026.

Setiap murid menerima bantuan Rp1 juta untuk meringankan biaya pendidikan dan mencegah putus sekolah akibat kendala ekonomi. Program ini menyasar murid prasejahtera kelas X hingga XII di sekolah negeri maupun swasta.

Di Blitar Raya, bantuan dialokasikan kepada 2.250 murid dengan total anggaran Rp2,25 miliar. Sementara di Kabupaten Magetan, bantuan menyasar 1.156 murid dengan anggaran Rp1,156 miliar.

Khofifah mengatakan, program tersebut merupakan komitmen Pemprov Jatim untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

“Di balik setiap bantuan, ada cita-cita anak yang harus dijaga, perjuangan orang tua yang harus didukung, serta masa depan yang harus dipersiapkan bersama,” ujarnya.

Ia berharap bantuan dimanfaatkan untuk kebutuhan pembelajaran dan penunjang sekolah sehingga dapat meringankan beban keluarga penerima.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai menjelaskan bahwa bantuan afirmasi tidak dapat diterima bersamaan dengan program bantuan sejenis, seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH), sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam kunjungannya ke SMAN 2 Magetan, Khofifah juga menyerahkan bantuan pembangunan Masjid Istiqomah senilai Rp100 juta serta santunan dan paket sembako kepada 81 petugas kebersihan dan penjaga sekolah.

Editor :