KLIKJATIM.Com | Sidoarjo — Sebanyak 70 lulusan Akademi Farmasi (Akfar) Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo resmi menyandang gelar tenaga vokasi farmasi. Menariknya, sekitar 90 persen dari total lulusan tersebut dilaporkan telah terserap dan bekerja di berbagai sektor pelayanan kefarmasian.
Kepastian tersebut disampaikan dalam Sidang Senat Terbuka Akfar Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo dalam rangka Wisuda dan Pengambilan Sumpah ke-XV Tahun Akademik 2025/2026 di Favehotel Sidoarjo, Rabu (23/9/2026).
Ketua Program Studi (Prodi) D3 Farmasi Akfar Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo, Apt. Rifdah Atikah Safitri, M.Farm.Klin., menyampaikan bahwa seluruh lulusan yang diwisuda telah dinyatakan kompeten serta siap berkarir di rumah sakit, apotek, maupun industri farmasi.
"Untuk lulusan yang sudah kami ambil sumpahnya, 90 persen sudah bekerja. Memang vokasi ini cocok bagi orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya dengan tujuan agar setelah lulus bisa bekerja," terang Rifdah.
Rifdah menegaskan, keunggulan lulusan juga dibuktikan dengan kelulusan 100 persen dalam Uji Kompetensi Nasional (Ukomnas) vokasi farmasi.
Selain itu, para mahasiswa juga mengukir prestasi bergengsi, seperti Ahmad Zakyah yang meraih Grand Champion K24 Pharmacist Award, serta Salwa Dwi Fitaari yang berhasil menerbitkan jurnal internasional tentang obat kolesterol herbal.
Dalam amanatnya, Direktur Akfar Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo, Dr. Apt. Andri Priyoherianto, S.Farm., M.Si., mengingatkan para wisudawan agar senantiasa menjaga moralitas dan integritas di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
"Banyak sekali orang pintar secara intelektual, tetapi yang berintegritas dan bermoral mungkin bisa kita hitung dengan jari. Ilmu tanpa moralitas ibarat obat tanpa khasiat," tegas Andri.
Ia berpesan agar gelar serta ilmu yang didapat dijadikan sarana pengabdian yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat, sembari tetap rendah hati seperti padi.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., mengapresiasi mutu pendidikan Akfar Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo. Ia berharap para lulusan dapat menjadi agen perubahan (agent of change) menuju Indonesia Emas.
"Insyaallah dengan kekuatan mutu yang diberikan perguruan tinggi, Akademi Farmasi Mitra Sehat Mandiri Sidoarjo, wisudawan siap kerja, mencetak lapangan kerja, dan memberikan dampak bagi masyarakat, bangsa, dan negara," pungkas Prof. Dyah.
Editor : Fatih