KLIKJATIM.Com | Blitar - Sebuah toko alat pancing di wilayah Garum, Blitar, dibobol maling. Akibat kejadian tersebut, pemilik toko mengalami kerugian sekitar Rp15 juta.
Aksi pencurian itu terjadi dua hari lalu dan telah dilaporkan kepada polisi. Pemilik toko, Min, baru mengetahui tokonya dibobol saat hendak membuka usaha pada pagi hari.
"Kejadiannya itu dua hari yang lalu, dan kemarin sudah lapor ke polisi. Kami tahunya pas pagi mau buka toko. Tapi ternyata etalase kaca ini sudah terbuka," kata Min kepada wartawan, Rabu (23/9/2026).
Menurut Min, pelaku diduga masuk dengan membobol jendela samping rumah yang juga digunakan sebagai toko. Dari lokasi tersebut, pelaku kemudian mengambil sejumlah barang dagangan, termasuk beberapa joran pancing bernilai tinggi.
Selain peralatan pancing, uang tunai yang disimpan di dalam laci toko juga turut raib. Jika ditotal, kerugian yang dialami pemilik toko diperkirakan mencapai Rp15 juta.
"Kemudian uang tunai yang ada di laci juga diambil. Kalau ditotal ya sekitar Rp15 juta untuk kerugiannya. Alat pancing yang bagus dan mahal yang diambil," ujarnya.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Garum, Aiptu Suparmin, membenarkan adanya laporan pencurian di toko alat pancing tersebut. Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.
Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Polisi juga masih mendalami rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi.
"Benar adanya laporan tersebut. Sudah dimintai keterangan dan olah TKP. Untuk rekaman CCTV masih kami dalami, kemungkinan satu orang pelaku masuk lewat pintu timur," terang Suparmin.
Selain CCTV milik toko, polisi juga akan memeriksa rekaman kamera pengawas lain yang kemungkinan terpasang di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengidentifikasi pelaku.
Suparmin turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kriminalitas. Warga juga diminta segera melapor kepada polisi jika menjadi korban atau mengetahui adanya tindak pidana.
"Kami imbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kamtibmas, terutama untuk bisa mungkin memasang CCTV untuk memudahkan pelacakan pelaku apabila terjadi kriminalitas. Dan tidak perlu takut melapor kepada kami," tandasnya.
Editor : Ratno