klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Job Fair Kabupaten Sumenep Sediakan 3.141 Lowongan Kerja

avatar Hendra
  • URL berhasil dicopy
Sekda Agus Dwi Saputra bersama Kepala Disnaker Mustangin saat meninjau pelaksanaan Job Fair 2026 di Gedung KORPRI Sumenep. (doc. M.Hendra.E/Klikjatim.Com)
Sekda Agus Dwi Saputra bersama Kepala Disnaker Mustangin saat meninjau pelaksanaan Job Fair 2026 di Gedung KORPRI Sumenep. (doc. M.Hendra.E/Klikjatim.Com)

KLIKJATIM.Com | Sumenep - Angka 3.141 menjadi daya tarik utama Sumenep Job Fair 2026. Ribuan posisi pekerjaan dibawa 35 perusahaan dalam agenda bursa kerja yang digelar di Gedung KORPRI, Kabupaten Sumenep, Madura, Rabu (23/9/2026).


Kesempatan itu tidak hanya datang dari dunia usaha lokal. Dari 35 pemberi kerja yang membuka rekrutmen, 17 di antaranya merupakan perusahaan asal Sumenep. Sebanyak 18 perusahaan lainnya datang dari luar kabupaten.


Sekretaris Daerah Sumenep Agus Dwi Saputra mengatakan, variasi perusahaan yang terlibat membuat pilihan pekerjaan bagi masyarakat menjadi lebih beragam.


“Perusahaan yang mengikuti kegiatan itu antara lain, sebanyak 17 perusahaan berasal dari Kabupaten Sumenep, sedangkan 18 perusahaan lainnya berasal dari luar daerah,” kata Agus, Kamis (24/9).


Lowongan yang ditawarkan pun tidak terpaku pada satu jenis pekerjaan. Kebutuhan tenaga kerja tersebar mulai dari sektor medis, jasa, hotel, perbankan, telekomunikasi seluler hingga bidang usaha lainnya.


Bagi pencari kerja, kondisi tersebut membuka ruang untuk membandingkan kebutuhan perusahaan dengan kemampuan yang mereka miliki. Mereka juga bisa memperoleh gambaran lebih nyata mengenai kualifikasi yang sedang dicari dunia kerja.


“Keterlibatan perusahaan dari dalam maupun luar Kabupaten Sumenep juga memberikan beragam pilihan bagi pencari kerja untuk mengenal kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri,” terangnya.


Agus berharap, masyarakat tidak melewatkan kesempatan tersebut hanya dengan melihat daftar pekerjaan yang tersedia. Menurutnya, pencari kerja perlu menggali informasi lebih jauh, terutama terkait syarat dan kompetensi yang dibutuhkan setiap perusahaan.


“Para pencari kerja diimbau untuk aktif mencari informasi mengenai penawaran lowongan pekerjaan, mencermati persyaratan setiap posisi guna memilih peluang kerja yang sesuai dengan kompetensi dan minatnya,” tuturnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumenep, Mustangin, melihat bursa kerja bukan semata-mata tempat perusahaan memasang informasi rekrutmen. Pertemuan langsung antara calon pekerja dan pemberi kerja dinilai dapat memangkas proses pencarian tenaga kerja.


“Bursa kerja (job fair) juga sebagai sarana bagi perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan, karena bertemu langsung antara pencari kerja dan perusahaan dan porses rekrutmen berlangsung lebih efektif,” jelasnya.


Karena itu, Pemkab Sumenep melalui Dinas Ketenagakerjaan akan terus mendorong kegiatan yang mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan masyarakat pencari kerja.


Bursa kerja tersebut diharapkan menjadi salah satu pintu masuk menuju penyerapan tenaga kerja yang lebih luas. Bagi pemerintah daerah, bertambahnya warga yang terserap ke dunia kerja juga berkaitan dengan upaya menekan pengangguran dan mendorong kesejahteraan masyarakat.


“Job Fair diharapkan tidak hanya memberikan peluang bagi pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi mendukung upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. 

Editor :