KLIKJATIM.Com | Gresik - Temuan Satpol PP Kabupaten Gresik terhadap pagar besi yang hilang dijual ke pengepul besi tua menguak sejumlah kejadian serupa. Selain pintu pagar pembatas kantor Pemkab Gresik dengan Kejari Gresik, ternyata kasus serupa terjadi di beberapa lokasi. Di antaranya tutup selokan, tangki air bekas kendaraan operasional serta mobil dinas yang dipreteli onderdil serta kelengkapannya.
Menurut Masrudin, pengepul besi tua yang ada di kawasan Tlogo Dowo Desa Sumber, Kecamatan Kebomas, dia memang beberapa kali menerima besi dari oknum ASN Pemkab Gresik. Itu berlangsung sejak lama dan beberapa kali.
"Selain pagar besi memang ada beberapa besi yang dibawa kesini (dijual),"kata Masrudin kepada anggota Satpol PP Kabupaten Gresik yang menyelidiki pencurian besi aset Pemkab Gresik.
Menurut informasi di lingkungan Pemkab Gresik, kejadian pencurian besi aset Pemkab Gresik ini tidak terjadi sekali ini saja. Namun beberapa kali juga terjadi. Bahkan yang paling besar, saat tangki truk air bekas operasional kendaraan juga dibawa. Itu terjadi pada tahun 2024. Kejadiannya, pada malam hari pelaku membawa truk engkel untuk mengangkut tangki bekas.
"Truk engkel ini leluasa masuk ke lingkungan Pemkab Gresik pada malam hari, meski ada penjagaan Satpol PP. Truk warna kuning ini membawa tangki air bekas kendaraan operasional yang ada di belakang gudang garasi kendaraan. Ada beberapa orang yang menaikkan tangki air ke atas truk engkel dan cukup lama. Setelah naik truk tersebut keluar melalui gerbang depan Kantor Bupati Gresik," kata sumber tersebut.
Kepala Satpol PP Kabupaten Gresik AH Sinaga saat dikonfirmasi tidak menampik jika tangki air aset Pemkab Gresik hilang. Dia sudah mengantongi rekaman CCTV saat aksi pencurian itu terjadi. "Anggota kami masih melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap siapa yang melakukan pencurian aset pemerintah ini," ujar Sinaga.
Saat disinggung keterlibatan oknum ASN Pemkab Gresik, Kasatpol PP Gresik secara diplomatis menjawab pihaknya belum berani memutuskan karena masih menyelidiki. Namun yang pasti pencurian tangki air di lingkungan kantor Pemkab Gresik tanpa keributan sudah mengandung kecurigaan jika ada oknum yang terlibat.
Sementara itu Kabag Umum Perlengkapan Setda Gresik, M Khoirul menjelaskan, pihaknya baru mendengar informasi ada pencurian tanki air di lingkungan Pemkab Gresik. Saat disinggung apakah ada anggotanya yang terlibat, Khoirul tegas mengatakan dirinya tidak tahu. "Terima kasih informasinya, nanti akan kami cari tahu kebenarannya," kata Khoirul.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Ahmad Wasil saat dikonfirmasi berjanji akan melakukan penelusuran tentang pencurian aset milik Pemkab Gresik. Termasuk dugaan keterlibatan oknum ASN di jajaran Pemkab Gresik. "Sedang kami telusuri, nanti kami infokan jika sudah ada titik terang," kata Sekkab Gresik, Wasil.
Editor : Ratno