klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

20 Kasus Narkoba Berhasil Diungkap Polres Bangkalan Dalam Sebulan

avatar Abdus Syukur
  • URL berhasil dicopy
Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo saat konferensi pers
Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo saat konferensi pers

KLIKJATIM.Com | Bangkalan  -Polres Bangkalan mengungkap 20 kasus tindak pidana narkotika selama pelaksanaan Operasi Tumpas Semeru 2026. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 23 tersangka yang terdiri dari 22 laki-laki dan satu perempuan.

Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo mengatakan, dari seluruh pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita barang bukti narkotika dengan total berat 98,64 gram.

“Sebanyak 20 kasus kami ungkap dengan 23 tersangka. Barang bukti yang diamankan 98,64 gram,” kata Wibowo, Rabu (26/8/2026).

Pengungkapan kasus narkotika itu tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Bangkalan. Lima wilayah menjadi perhatian karena dinilai rawan peredaran narkoba, yakni Bangkalan Kota, Kamal, Socah, Blega, dan Tanah Merah.

Selain itu, kasus serupa juga ditemukan di Kecamatan Konang, Kwanyar, Tragah, Klampis, dan Arosbaya.

Bangkalan Kota menjadi wilayah dengan jumlah pengungkapan terbanyak, yakni lima kasus. Sementara Kamal, Socah, Blega, Tanah Merah, Konang, dan Kwanyar masing-masing menyumbang dua kasus. Sedangkan Tragah, Klampis, dan Arosbaya masing-masing satu kasus.

Dari 23 tersangka yang diamankan, polisi mengelompokkan mereka berdasarkan peran. Sebanyak 19 orang diduga berperan sebagai pengedar, sedangkan empat lainnya merupakan pengguna.

“Rata-rata pekerjaan tersangka adalah swasta. Ini harus kita antisipasi dengan langkah pencegahan,” ujar Wibowo.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak cukup dilakukan melalui penindakan hukum. Kepolisian juga akan memperkuat upaya pencegahan dan edukasi mengenai bahaya narkoba, khususnya di lingkungan pendidikan mulai tingkat SMP hingga SMA.

Dalam Operasi Tumpas Semeru 2026, polisi juga berhasil memenuhi target operasi yang telah ditetapkan. Sebanyak dua perkara yang masuk target operasi berhasil diungkap, sementara perkara non-target operasi mencapai 20 kasus.

Wibowo menegaskan, pengungkapan tersebut menunjukkan bahwa peredaran narkoba masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

“Perang terhadap narkoba harus terus kita tingkatkan. Kami berharap dukungan masyarakat terus diperkuat agar upaya pemberantasan serta pencegahan peredaran narkoba dapat dilakukan secara maksimal,” pungkasnya.

Editor :