klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

SIG Percepat Pemulihan Pasokan Semen di Aceh, Distribusi Dipantau Harian

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra meninjau operasional PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga
Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra meninjau operasional PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga

KLIKJATIM.Com | Jakarta - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mempercepat penanganan ketersediaan pasokan semen di Aceh melalui optimalisasi produksi dan distribusi di lingkungan SIG Group guna memenuhi peningkatan kebutuhan pasar.

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan langkah tersebut dilakukan dengan memastikan langsung koordinasi lapangan melalui kunjungan kerja ke Aceh untuk mempercepat pemulihan pasokan semen di tengah meningkatnya permintaan yang berdampak pada keterbatasan pasokan di sejumlah wilayah dan fluktuasi harga di tingkat toko.

"Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan setiap hambatan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan. Prioritas kami adalah memastikan kebutuhan masyarakat dan pembangunan tetap terpenuhi melalui pasokan semen yang memadai dan distribusi yang semakin lancar," kata Indrieffouny dalam keterangan tertulis.

Selama berada di Aceh, Indrieffouny meninjau operasional PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga untuk mengevaluasi kesiapan fasilitas produksi, distribusi, dan logistik. Ia juga memimpin rapat koordinasi bersama jajaran manajemen guna mempercepat pemulihan pasokan.

Selain itu, Direktur Utama SIG meninjau jaringan distribusi dan berdialog dengan distributor utama untuk memastikan ketersediaan semen di pasar.

Sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan kondisi pasar, SIG menyiapkan sejumlah langkah strategis, antara lain mengoptimalkan produksi dan pengeluaran semen dari Pabrik Lhoknga dan Packing Plant Lhokseumawe, serta menambah pasokan melalui Packing Plant Malahayati.

Perusahaan juga memperkuat koordinasi dengan distributor, mitra logistik, dan pemerintah daerah untuk mempercepat penyaluran hingga ke tingkat pasar, sekaligus melakukan pemantauan harian terhadap stok, distribusi, dan permintaan sebagai dasar pengambilan keputusan operasional.

Menurut Indrieffouny, tantangan distribusi di Aceh dan tingginya mobilitas permintaan membutuhkan koordinasi yang erat antara perusahaan, pemerintah, distributor, dan mitra logistik. Untuk itu, SIG membentuk mekanisme koordinasi intensif lintas fungsi agar setiap perkembangan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.

"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dan para pelaku pembangunan memperoleh kepastian pasokan. Seluruh sumber daya SIG kami arahkan untuk mempercepat pemulihan distribusi sehingga kondisi pasar dapat kembali normal dalam waktu sesingkat mungkin," ujarnya.

SIG juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, jaringan distributor, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga distribusi berjalan tertib dan efisien. Perusahaan mengimbau seluruh mitra penyalur menerapkan praktik distribusi yang sehat dan bertanggung jawab agar produk dapat diterima konsumen secara merata.

SIG menilai sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan semen di Aceh sehingga pembangunan infrastruktur, sektor perumahan, dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat terus berlangsung.

Editor :