klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

PLN Gandeng Unair Bekali Mahasiswa Hadapi Tantangan Sistem Kelistrikan di Era Transisi Energi

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
General Manager PLN UIP2B Jamali Munawwar Furqan saat memaparkan tantangan sistem kelistrikan di era transisi energi. (Dok/PLN)
General Manager PLN UIP2B Jamali Munawwar Furqan saat memaparkan tantangan sistem kelistrikan di era transisi energi. (Dok/PLN)

KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali) melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Timur (UP2B Jatim) memperkuat kolaborasi dengan Universitas Airlangga (Unair) melalui kegiatan PLN Energyverse: Talk–Connect–Inspire. Program ini menjadi wadah sinergi antara dunia industri dan akademik untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai sistem kelistrikan dan tantangan transisi energi.

Mengusung tema "Menjaga Keandalan Sistem Kelistrikan Jawa Timur melalui Kesiapan Operasi dan SCADA di Era Transisi Energi", kegiatan tersebut menghadirkan praktisi PLN sebagai narasumber dan diikuti mahasiswa Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin Universitas Airlangga secara luring maupun daring.

Dalam kegiatan itu, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai peran strategis PLN UP2B Jatim dalam mengoperasikan sistem kelistrikan, mulai dari kesiapan operasi, pemanfaatan teknologi Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), hingga tantangan menjaga keandalan pasokan listrik di tengah meningkatnya pemanfaatan energi baru dan terbarukan.

General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, mengatakan kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan sektor energi di masa depan.

"Kami percaya setiap kolaborasi menghadirkan kesempatan untuk saling belajar. Melalui PLN Energyverse, kami ingin membangun ruang diskusi yang menghubungkan pengalaman di lapangan dengan wawasan akademik demi mendukung pengembangan sistem ketenagalistrikan di masa depan," ujar Munawwar.

Sementara itu, Manager PLN UP2B Jawa Timur, Ir. Ahmad Murdani, S.T., M.Eng.Sc., menjelaskan bahwa PLN Energyverse merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam menjembatani pembelajaran akademik dengan praktik di dunia industri.

"Transisi energi tidak hanya membutuhkan pengembangan teknologi, tetapi juga sumber daya manusia yang memiliki wawasan dan kesiapan untuk menghadapi perubahan. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus terjalin untuk mendukung lahirnya talenta-talenta yang siap berkontribusi bagi masa depan sektor ketenagalistrikan Indonesia," kata Murdani.

Dalam sesi diskusi, para narasumber memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi sistem kelistrikan pada masa transisi energi. Di antaranya meningkatnya integrasi pembangkit energi baru terbarukan ke jaringan listrik, kompleksitas pengoperasian sistem, hingga pentingnya menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik agar keandalan sistem tetap terpelihara.

Mahasiswa juga dikenalkan pada teknologi SCADA yang memungkinkan pemantauan dan pengendalian sistem kelistrikan secara real time, sehingga proses pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat dan akurat untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik.

Diskusi berlangsung interaktif dengan tingginya antusiasme peserta yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi mengenai perkembangan teknologi digital di sektor ketenagalistrikan, tantangan operasional sistem kelistrikan, hingga peluang berkarier di industri energi.

Wakil Dekan II Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin Universitas Airlangga, Dr. Fadli Ama, S.T., M.T., mengapresiasi inisiatif PLN yang menghadirkan ruang pembelajaran bagi mahasiswa melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.

"Kami sangat mengapresiasi inisiatif PLN UP2B Jawa Timur yang telah berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada mahasiswa. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan perkembangan sektor ketenagalistrikan saat ini. Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan aktif berdiskusi dan menggali wawasan langsung dari para praktisi," ujar Fadli.

Melalui PLN Energyverse, PLN berharap sinergi dengan perguruan tinggi dapat terus diperkuat untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di sektor ketenagalistrikan. Program ini diharapkan mampu memperkaya wawasan mahasiswa, mempererat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri, serta melahirkan generasi muda yang adaptif dan siap menghadapi tantangan transisi energi di Indonesia.

Editor :