KLIKJATIM.Com | Sampang – Sempat tertunda keberangkatannya karena faktor kesehatan, dua jamaah haji asal Kabupaten Sampang kini bisa bernapas lega.
Setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Haji Sukolilo Surabaya, keduanya dinyatakan laik terbang dan telah diberangkatkan ke Tanah Suci untuk menyusul rekan-rekan mereka.
Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Ketua Kloter SUB 67, Muhaimin. Ia mengonfirmasi bahwa kedua jamaah tersebut telah diterbangkan menuju Makkah dengan bergabung bersama rombongan jamaah Kloter SUB 78.
“Dua jamaah asal Kabupaten Sampang yang sebelumnya dirawat, hari ini sudah diterbangkan ke Makkah bersama jamaah SUB 78. Alhamdulillah, kondisi mereka sudah memungkinkan untuk menjalankan ibadah,” ujar Muhaimin, Selasa (12/5/2026).
Dengan keberangkatan dua warga Sampang tersebut, saat ini tercatat hanya tersisa satu jamaah dari Kloter SUB 67 yang masih menjalani perawatan di RS Haji Sukolilo, yaitu Mokhamad Yusuf, jamaah asal Kabupaten Mojokerto.
Sementara itu, rombongan utama Kloter SUB 67 yang terdiri dari jamaah asal Sampang, Mojokerto, Bangkalan, Surabaya, dan Pasuruan dilaporkan telah tiba di Tanah Suci. Mereka terpantau sudah mulai melaksanakan rangkaian umrah wajib, termasuk thawaf di pelataran Masjidil Haram.
Muhaimin menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan ketat agar seluruh proses ibadah berjalan lancar. Koordinasi dengan ketua rombongan dan ketua regu dilakukan secara berkala untuk mengevaluasi setiap tahapan ibadah.
“Kami terus berkoordinasi untuk memastikan jamaah dapat menjalankan umrah wajib dengan nyaman dan aman,” tambahnya.
Selama di Tanah Suci, para jamaah mendapatkan pendampingan penuh dari tim petugas kloter. Selain Muhaimin sebagai ketua kloter, jamaah juga didampingi oleh Pembimbing Ibadah, Gus Widad.
Kesehatan jamaah juga menjadi prioritas utama. Tim kesehatan kloter yang dipimpin oleh dr. Andita bersama perawat Fadhorrohman secara rutin memantau kondisi fisik para jamaah, terutama mengingat padatnya rangkaian ibadah dan cuaca di Arab Saudi yang menantang.
Editor : Fatih