klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Edukasi #Cari_Aman: MPM Honda Jatim Ingatkan Pelajar Wajib Berusia 17 Tahun dan Punya SIM

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
MPM Honda Jatim mengajak orang tua dan pihak sekolah untuk lebih ketat dalam mengawasi putra-putrinya.
MPM Honda Jatim mengajak orang tua dan pihak sekolah untuk lebih ketat dalam mengawasi putra-putrinya.

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Tren penggunaan sepeda motor oleh siswa sekolah yang belum cukup umur menjadi perhatian serius banyak pihak.

Menanggapi fenomena tersebut, MPM Honda Jatim kembali menegaskan pentingnya syarat minimal usia 17 tahun dan kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi pengendara sebagai langkah utama menjaga keselamatan di jalan raya.

Hal ini disampaikan sebagai bagian dari upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar, sekaligus memanfaatkan momentum Hari Pendidikan Nasional untuk memperkuat kesadaran disiplin berkendara.

Ada dua aspek krusial mengapa batas usia 17 tahun menjadi standar hukum dan keselamatan:

  1. Kematangan Psikologis: Secara psikologis, individu berusia 17 tahun dinilai lebih mampu fokus dalam mengambil keputusan dan mengendalikan emosi di tengah situasi jalan raya yang dinamis. Anak di bawah usia tersebut seringkali matang secara fisik, namun belum siap secara mental.
  2. Kesiapan Fisik: Pada usia 17 tahun, rata-rata seseorang memiliki postur tubuh yang lebih ideal untuk mengoperasikan sepeda motor dengan stabil. Postur yang belum optimal dapat memengaruhi keseimbangan dan teknik berkendara yang berisiko pada keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Kepemilikan SIM C bukan sekadar kewajiban administrasi, melainkan bukti bahwa pengendara telah dinyatakan sehat jasmani dan rohani, memahami peraturan lalu lintas, serta terampil dalam mengendarai kendaraan bermotor.

“Momentum Hari Pendidikan Nasional ini menjadi pengingat penting bagi orang tua untuk tidak memberikan izin berkendara sebelum anak berusia 17 tahun dan memiliki SIM. Melalui sinergi bersama Dinas Perhubungan dan Kepolisian, kami terus mengedukasi pelajar agar mengutamakan semangat #Cari_Aman,” ujar Suhari, perwakilan dari MPM Honda Jatim.

Sebagai wujud nyata komitmen terhadap keselamatan, MPM Honda Jatim secara konsisten telah mengedukasi lebih dari 20.000 generasi muda di Jawa Timur, mulai dari tingkat menengah hingga perguruan tinggi. Edukasi ini dilakukan melalui berbagai pelatihan di sekolah maupun di Safety Riding Center Sidoarjo.

Selain itu, MPM Honda Jatim juga telah membangun Safety Riding Lab Astra Honda di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Fasilitas ini menjadi pusat pembelajaran keselamatan berkendara yang berkelanjutan bagi dunia pendidikan.

Melalui semangat #Cari_Aman, MPM Honda Jatim mengajak seluruh orang tua dan pihak sekolah untuk berperan aktif mengawasi serta memberikan edukasi kepada anak-anak agar selalu mematuhi aturan demi terciptanya generasi muda yang bertanggung jawab di jalan raya.

Editor :