klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Akses Wotan–Sambongrejo Lumpuh, Jembatan Antar Desa di Bojonegoro Putus Akibat Erosi

avatar M Nur Afifullah
  • URL berhasil dicopy
Kali Gandong mengganas, jembatan antar desa di Bojonegoro putus total.
Kali Gandong mengganas, jembatan antar desa di Bojonegoro putus total.

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Mobilitas warga di Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, mengalami hambatan serius setelah jembatan penghubung antar desa dilaporkan putus total. Jembatan yang terletak di Desa Wotan RT 03 RW 02 tersebut ambruk akibat tidak kuat menahan gerusan aliran Kali Gandong yang kian mengganas dalam beberapa hari terakhir.

Insiden ini mengakibatkan akses yang menghubungkan Desa Wotan dan Desa Sambongrejo lumpuh total. Saat ini, baik kendaraan roda dua maupun pejalan kaki sama sekali tidak dapat melintasi jalur tersebut.

Kerusakan infrastruktur ini diduga kuat dipicu oleh fenomena alam pada aliran sungai setempat. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, menjelaskan bahwa fluktuasi debit air Kali Gandong yang naik-turun secara drastis menjadi penyebab utama terkikisnya fondasi jembatan.

“Jembatan putus disebabkan dari naik turunnya tinggi muka air Kali Gandong yang menyebabkan tergerusnya sayap jembatan penghubung Desa Wotan–Desa Sambongrejo. Akibat erosi tersebut, jembatan akhirnya ambruk,” jelas Heru pada Selasa (14/4/2026).

Berdasarkan hasil asesmen tim reaksi cepat di lapangan, jembatan yang memiliki panjang 13,5 meter, lebar 1,5 meter, dan tinggi 4 meter tersebut mengalami kerusakan struktur yang sangat masif. Mengingat kondisinya yang sudah putus sepenuhnya, BPBD memastikan jembatan tersebut sudah tidak layak pakai dalam kondisi apa pun.

“Untuk sementara, akses warga benar-benar terputus karena kondisi jembatan yang sudah tidak memungkinkan untuk dilintasi,” tambah Heru.

Guna mencegah adanya warga yang nekat melintas atau terperosok ke dalam sungai, petugas BPBD bersama aparat desa setempat telah memasang rambu pembatas dan tanda peringatan di kedua sisi jembatan.

Pihak BPBD juga meminta masyarakat untuk bersabar dan beralih menggunakan jalur memutar sebagai solusi jangka pendek sembari menunggu langkah perbaikan dari instansi terkait.

“Saya imbau untuk sementara waktu menggunakan jalur alternatif sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak berwenang,” pungkasnya.

Editor :