klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Bejat! Pedagang Pentol Cabuli Siswa SMP di Toilet Masjid Agung Gresik, Pelaku Nyaris Dimassa

avatar Rozy
  • URL berhasil dicopy
Tersangka AR diamankan di Mapolres Gresik atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur.
Tersangka AR diamankan di Mapolres Gresik atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

KLIKJATIM.Com | Gresik - Aksi asusila yang dilakukan oleh seorang pedagang pentol berinisial AR (45) berakhir di balik jeruji besi.

Pria paruh baya ini diringkus polisi setelah kedapatan mencabuli seorang remaja laki-laki berusia 13 tahun di lingkungan Masjid Agung Gresik, Kecamatan Kebomas, pada Jumat (3/4) malam.

Mirisnya, korban diketahui merupakan seorang siswa SMP yang baru saja menyelesaikan ibadah mengaji di pondok pesantren sebelum akhirnya dijebak oleh pelaku.

Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, mengungkapkan bahwa insiden memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Awalnya, pelaku menjemput korban menggunakan sepeda motor Yamaha Mio bernopol W 5541 FG. Untuk memuluskan aksinya, AR berdalih mengajak korban pergi ke warung kopi.

Namun, saat melintasi Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, pelaku tiba-tiba membelokkan kendaraannya ke arah Masjid Agung dengan alasan mendesak ingin buang air besar.

“Pelaku mengaku ingin buang air besar terlebih dahulu dan meminta korban untuk ikut menemaninya masuk ke area toilet,” ujar AKP Arya Widjaya, Senin (6/4).

Sesampainya di toilet laki-laki, AR memaksa korban masuk ke dalam satu bilik kamar mandi yang sama dan langsung mengunci pintu. Di ruang sempit tersebut, pelaku membekap mulut korban agar tidak berteriak sembari melakukan tindakan pencabulan.

Beruntung, gerak-gerik mencurigakan keduanya dipantau oleh seorang saksi berinisial D. Merasa ada yang tidak beres, saksi memberanikan diri mengintip melalui lubang angin di atas pintu kamar mandi.

“Saksi melihat tindakan pelaku dan segera melaporkannya kepada warga sekitar. Mendengar informasi tersebut, warga langsung melakukan penggerebekan di lokasi,” jelas AKP Arya.

Massa yang geram sempat mengamankan pelaku sebelum akhirnya petugas kepolisian tiba di lokasi untuk membawa AR ke Mapolres Gresik guna menghindari aksi main hakim sendiri.

Saat ini, penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan pelaku serta melakukan visum terhadap korban untuk melengkapi berkas perkara.

"Tersangka sudah diamankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami motif di balik aksi bejatnya tersebut," pungkas AKP Arya Widjaya.

Editor :