klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Lebaran Ketupat, Pantai Papuma Dipadati Ribuan Wisatawan, Ambulans Bolak-balik Evakuasi Korban

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | Jember – Lonjakan wisatawan terjadi di Pantai Tanjung Papuma saat momentum Lebaran Ketupat. Hingga Sabtu (28/3/2026) sore, jumlah pengunjung yang datang mencapai sekitar 8.800 orang.

Kepadatan wisatawan di destinasi unggulan Kabupaten Jember ini bahkan diwarnai sejumlah insiden. Mobil ambulans tercatat beberapa kali keluar masuk kawasan untuk mengevakuasi pengunjung yang membutuhkan penanganan medis.

Asisten Manager Pantai Tanjung Papuma, Adi Suponco, mengungkapkan bahwa tingginya jumlah pengunjung menimbulkan berbagai kendala di lapangan, terutama pada jalur akses yang memiliki kontur curam.

“Pengunjung memang membludak. Beberapa kali ambulans melintas, ada juga pengunjung yang terjatuh dari sepeda motor hingga mengalami luka lecet,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Ia menambahkan, hingga saat ini pihak pengelola masih melakukan pendataan jumlah pasti korban yang mendapat penanganan medis. Hal tersebut karena petugas masih fokus mengurai kepadatan arus lalu lintas menuju kawasan wisata.

“Data korban masih kami koordinasikan dengan tim kesehatan. Saat ini kami juga masih berupaya mengatur arus kendaraan yang cukup padat,” jelasnya.

Kondisi padat tidak hanya terjadi di area pantai, tetapi juga di sepanjang jalur menuju lokasi. Akses jalan dengan tanjakan dan turunan tajam menjadi tantangan tersendiri bagi pengunjung, baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sejumlah kendaraan bahkan terlihat berhenti di tengah tanjakan dan turunan, sehingga berpotensi memicu kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Pengelola pun mengimbau pengunjung untuk lebih berhati-hati serta memastikan kondisi kendaraan tetap prima sebelum menuju lokasi.

“Karena jalur menuju Papuma cukup curam, kami minta pengunjung mematuhi rambu-rambu dan tidak berhenti sembarangan di tanjakan atau turunan demi keselamatan,” tegas Adi.

Di tengah kepadatan, suasana khas Lebaran Ketupat tetap terasa di kawasan pantai. Salah satunya terlihat dari rombongan wisatawan asal Desa Grenden, Kecamatan Puger, yang datang bersama keluarga besar untuk menikmati tradisi makan ketupat di tepi pantai.

Rini Sabah, salah satu pengunjung, mengaku datang bersama 25 anggota keluarganya untuk merayakan momen tersebut. Mereka menikmati hidangan ketupat lengkap dengan sayur santan sambil bersantai di bawah pepohonan di hamparan pasir putih.

“Di sini suasananya berbeda, bisa makan bersama sambil menikmati pemandangan. Lebih seru dibandingkan di rumah,” ujarnya.

Ia juga menyebut tradisi makan ketupat bersama keluarga besar di tempat wisata sudah rutin dilakukan setiap tahun, meski lokasi yang dipilih kerap berganti.

“Dulu pernah ke Pantai Pancer dan Pantai Paseban, sekarang baru ke Papuma,” katanya.

Menurutnya, Pantai Papuma memiliki daya tarik tersendiri, terutama dari segi keindahan panorama dan kebersihan kawasan wisata.

“Pemandangannya bagus dan tempatnya juga lebih bersih,” pungkasnya.

Editor :