klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

BPJS Ketenagakerjaan Gresik Salurkan Klaim Rp60,9 Miliar, Ratusan Anak Pekerja Terima Beasiswa

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Penyaluran realisasi pembayaran klaim jaminan sosial ketenagakerjaan Cabang Gresik kepada penerima manfaat (Dok/BPJS Ketenagakerjaan)
Penyaluran realisasi pembayaran klaim jaminan sosial ketenagakerjaan Cabang Gresik kepada penerima manfaat (Dok/BPJS Ketenagakerjaan)

KLIKJATIM.Com | Gresik – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gresik mencatat realisasi pembayaran klaim jaminan sosial ketenagakerjaan yang cukup besar sepanjang periode 1 Januari hingga 28 Februari 2026. Total klaim yang dibayarkan mencapai Rp60.968.272.490 kepada 3.845 tenaga kerja penerima manfaat.

Berdasarkan data, program Jaminan Hari Tua (JHT) menjadi penyumbang terbesar dengan 3.270 peserta dan nilai klaim sebesar Rp51.099.315.240. Selanjutnya, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) diberikan kepada 428 peserta dengan total Rp6.389.558.010.

Untuk program Jaminan Kematian (JKM), tercatat pembayaran sebesar Rp2.498.000.000 kepada 63 peserta. Sementara Jaminan Pensiun (JP) disalurkan kepada 66 peserta dengan nilai Rp906.933.860, serta Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) kepada 18 peserta sebesar Rp74.465.380.

Tak hanya fokus pada perlindungan pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Gresik juga menyalurkan manfaat beasiswa bagi anak peserta. Hingga akhir Februari 2026, sebanyak 570 anak menerima beasiswa dengan total nilai Rp2.958.000.000.

Penerima beasiswa didominasi jenjang sekolah dasar (SD) sebanyak 150 anak, disusul SMA 134 anak, SMP 127 anak, dan perguruan tinggi 121 mahasiswa. Adapun untuk jenjang taman kanak-kanak (TK), tercatat 38 anak sebagai penerima manfaat.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gresik, Purwantono, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan bagi pekerja dan keluarganya.

“Pembayaran klaim lebih dari Rp60 miliar ini menunjukkan bahwa program BPJS Ketenagakerjaan memberikan manfaat langsung kepada peserta, baik saat menghadapi risiko kerja maupun dalam menjamin masa depan keluarga melalui beasiswa,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus mendorong perluasan kepesertaan, khususnya di sektor informal, agar semakin banyak masyarakat yang terlindungi.

“Harapannya, seluruh pekerja di Gresik, baik formal maupun informal, dapat menjadi peserta aktif. Dengan begitu, mereka tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga masa depan keluarganya,” pungkasnya.

Dengan capaian tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Gresik optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan serta manfaat bagi seluruh peserta di wilayahnya.

Editor :