KLIKJATIM.Com | Sumenep – Sebuah video yang memperlihatkan detik-detik jatuhnya balon udara tanpa awak di wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, mendadak viral dan menjadi perbincangan hangat di media sosial TikTok. Balon udara raksasa tersebut diduga diterbangkan dari wilayah Pamekasan sebelum akhirnya mendarat di area permukiman padat penduduk.
Peristiwa yang mencekam ini dilaporkan terjadi di Desa Gingging, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, pada Minggu (22/3/2026) malam. Dalam rekaman yang beredar, balon udara tampak melayang rendah dan kehilangan ketinggian sebelum akhirnya jatuh tepat di sekitar rumah warga. Kejadian tersebut sontak membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah untuk memastikan situasi.
Kekhawatiran warga memuncak karena saat jatuh, balon udara tersebut diketahui masih memiliki sumber panas atau sisa api di bagian bawahnya. Hal ini dinilai sangat berisiko memicu kebakaran jika mengenai atap rumah atau instalasi listrik.
Ahmad (43), salah seorang warga setempat, mengaku sempat memantau pergerakan balon tersebut dari kejauhan sebelum jatuh dengan cepat.
“Awalnya kelihatan masih tinggi, tapi lama-lama turun dan langsung jatuh di dekat sini. Kami semua langsung keluar karena khawatir terjadi apa-apa,” ujar Ahmad, Selasa (24/3/2026).
Senada dengan Ahmad, Siti (35) mengungkapkan kecemasannya terhadap fenomena balon udara liar yang kerap muncul saat momentum hari raya di Madura. Ia menilai aktivitas ini sangat membahayakan keselamatan publik.
“Takutnya kalau masih ada bara api, bisa membakar rumah warga. Sangat berbahaya kalau jatuh di tengah kampung seperti ini,” tuturnya.
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan yang serius dalam insiden ini. Warga yang berada di lokasi segera melakukan langkah antisipasi untuk memadamkan sumber panas sehingga situasi dapat terkendali dengan cepat.
Fenomena balon udara tanpa awak memang kerap terjadi di daratan Madura sebagai bagian dari tradisi masyarakat tertentu. Namun, otoritas terkait sering mengimbau agar praktik ini dihentikan karena selain membahayakan permukiman, balon udara liar juga menjadi ancaman serius bagi keselamatan penerbangan di ruang udara Jawa Timur.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan pernyataan resmi terkait kronologi maupun asal-usul pasti dari balon udara yang jatuh tersebut.
Editor : Fatih