klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Rumah Pasangan Lansia di Jember Ludes Terbakar Saat Lebaran

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Warga berada di lokasi kebakaran yang mengahanguskan rumah milik pasutri Buhari dan Satri
Warga berada di lokasi kebakaran yang mengahanguskan rumah milik pasutri Buhari dan Satri

KLIKJATIM.Com | Jember  -Musibah kebakaran menimpa rumah pasangan lanjut usia (lansia) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, tepat pada hari kedua Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau Minggu (22/3/2026) siang. 


Peristiwa yang terjadi di Dusun Sumber Bulus 2, RT 01/RW 07, Desa Sumber Bulus, Kecamatan Ledokombo itu menghanguskan seluruh bangunan rumah yang terbuat dari anyaman bambu (gedek).


Rumah tersebut diketahui milik Sahri (96) dan istrinya Burati (95). Kebakaran diduga dipicu kelalaian saat memasak, di mana kompor gas tidak dimatikan atau terjadi kebocoran pada selang regulator saat digunakan di dapur.


Berdasarkan laporan petugas, kejadian bermula sekitar pukul 09.00 WIB saat aktivitas memasak berlangsung. Api kemudian dengan cepat membesar dan melahap seluruh bagian rumah yang sebagian besar berbahan mudah terbakar. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya memadamkan api secara manual sambil melaporkan ke petugas pemadam kebakaran.


Komandan Regu C Damkar Mako Pemkab Jember, Syamsullah, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 10.05 WIB dan langsung memberangkatkan satu unit mobil pemadam bersama empat personel ke lokasi. 


“Petugas tiba sekitar pukul 10.20 WIB dan langsung melakukan pemadaman, setelah sebelumnya menerima laporan dari teman-teman di Posko Kalisat. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB, kemudian dilanjutkan proses pendinginan,” ujar Syamsullah saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.


Meski tidak menimbulkan korban jiwa, Sahri sempat mengalami sesak napas akibat terlalu banyak menghirup asap saat berada di dalam rumah. Saat kejadian, korban diketahui sedang berbaring karena kondisi kesehatannya yang menurun. 


Beruntung saat kebakaran terjadi, korban berhasil dievakuasi oleh warga dan langsung dibawa ke Puskesmas Ledokombo untuk mendapatkan perawatan.


"Untuk info sementara terkait dugaan penyebab kebakaran. Adalah pemilik rumah, lupa setelah memasak air mematikan kompor," ungkapnya.


"Ditinggal begitu saja, bahkan sampai airnya (dalam panci) habis. Akhirnya kobaran api dari kompor itu, menyambar dinding gedek atau anyaman bambu didapur, dan kemudian cepat membesar ke seluruh bangunan rumah. Karena dindingnya rumah dari gedek itu," sambungnya.


Sementara itu, Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menyampaikan bahwa kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. 


Selain bangunan yang rusak berat, seluruh isi rumah termasuk uang tunai sekitar Rp3 juta turut hangus terbakar.


“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun korban atas nama Bapak Sahri mengalami sesak napas dan sudah ditangani di puskesmas. Saat ini korban yang nenek Burati, untuk sementara mengungsi di rumah tetangganya,” jelas Edy.


Dari kejadian tersebut, istri pemilik rumah Burati sempat syok dan bahkan sampai harus ditenangkan oleh warga. Karena rumah satu-satunya hangus habis terbakar dan rata dengan tanah.


Pasca kejadian, BPBD bersama sejumlah unsur terkait langsung melakukan asesmen serta menyalurkan bantuan logistik kepada korban.


"Diantaranya kebutuhan pokok, perlengkapan sandang, peralatan masak, hingga terpal untuk kebutuhan darurat," sebutnya.


Selain itu, warga setempat juga bergotong royong membantu membersihkan puing-puing dan merencanakan pembangunan kembali rumah korban.


Edy juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan kompor gas, terutama memastikan kondisi selang dan regulator dalam keadaan aman untuk mencegah kebakaran serupa. 


“Kami mengingatkan masyarakat agar rutin mengecek instalasi kompor gas dan tidak meninggalkan aktivitas memasak tanpa pengawasan,” pungkasnya.


Penanganan kebakaran ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Jember, Damkar Mako Pemkab Jember serta Posko Kalisat, Polsek dan Koramil Ledokombo, pemerintah desa setempat, serta masyarakat sekitar. 


Situasi selama proses pemadaman hingga penanganan dilaporkan berlangsung aman dan terkendali.

Editor :