KLIKJATIM.Com | Jember – Sebuah rumah milik warga bernama Ibrahim di Jalan Udang Windu, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, ludes terbakar pada Rabu (11/3) petang.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.50 WIB tersebut sempat menggegerkan warga sekitar karena api berkobar tepat saat masyarakat tengah bersiap menanti waktu berbuka puasa.
Kobaran api dilaporkan muncul dari dalam rumah dan dengan cepat merambat ke bagian belakang bangunan. Mendapat laporan dari warga bernama Bunari, satu unit mobil pemadam kebakaran beserta tujuh personel dari Mako A Pemkab Jember langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
Komandan Regu Mako A Damkar Pemkab Jember, Suharto, menjelaskan bahwa tim tiba di lokasi sekitar pukul 18.05 WIB dan segera melakukan pemetaan area sebelum memadamkan api agar tidak meluas ke pemukiman padat penduduk tersebut.
“Begitu tiba di lokasi, tim langsung melakukan pemetaan untuk mengetahui titik api. Setelah itu petugas segera melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas,” ujar Suharto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di lokasi kejadian.
Api berhasil dipadamkan dalam waktu 13 menit, yakni sekitar pukul 18.18 WIB, yang kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan. Berdasarkan asesmen sementara, api diduga kuat berasal dari sebuah kasur di kamar tengah.
“Awalnya yang terbakar adalah kasur di kamar tengah. Kemudian api merambat ke kamar belakang. Di dalam kamar itu ada dua kasur yang terbakar dan juga sebuah lemari,” jelas Suharto.
Kerusakan akibat kebakaran pada rumah seluas 6 x 12 meter persegi tersebut mencapai 40 persen, terutama di bagian belakang. Meski demikian, petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, proses pemadaman sempat terkendala oleh akses gang yang sangat sempit.
“Karena akses gang sempit, mobil damkar tidak bisa langsung masuk ke depan rumah. Petugas akhirnya mencari jalur dari belakang agar penanganan bisa lebih cepat,” ungkap Suharto.
Di sisi lain, muncul dugaan bahwa kebakaran ini dipicu oleh persoalan internal keluarga. Sugeng (46), warga setempat, menyebutkan bahwa situasi sempat tegang karena sebelum api muncul, warga mendengar adanya pertikaian di rumah tersebut.
“Kejadiannya pas menjelang buka puasa. Warga yang ada di sekitar sini langsung keluar rumah karena melihat asap dari dalam rumah. Kalau kronologi pastinya saya tidak tahu, tapi warga bilang ada pertikaian antar saudara. Katanya terkait perebutan rumah,” tutur Sugeng.
Ia juga menambahkan bahwa sejumlah aparat kepolisian dan ambulans segera bersiaga di lokasi guna menjaga situasi tetap kondusif. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, sementara kerugian materiil masih dalam pendataan petugas.
Editor : Fatih