klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Nahas! Pria Nganjuk Tewas Tersengat Listrik Saat Tebang Pohon Sukun di Bojonegoro

avatar Rozy
  • URL berhasil dicopy
Polisi bersama petugas Damkarla Bojonegoro saat mengevakuasi korban yang tersengat di pohon sukun
Polisi bersama petugas Damkarla Bojonegoro saat mengevakuasi korban yang tersengat di pohon sukun

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro  -Marwan (46), warga Desa Wengkal, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat menebang pohon sukun di Desa Pajeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di pekarangan milik Kirno di Dusun Dodol, Desa Pajeng, Selasa (10/3/2026). Saat itu korban bekerja bersama rekannya, Mursimin, untuk menebang sejumlah pohon sukun yang sebelumnya telah dibeli.

Korban sempat memanjat pohon yang cukup tinggi untuk memotong dahan di bagian atas menggunakan mesin pemotong. Namun tanpa disadari, dahan yang ditebang berada sangat dekat dengan kabel listrik.

Kapolsek Gondang AKP Bambang Ady Tenggani menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 14.00 WIB saat korban bersama rekannya tiba di lokasi untuk melakukan penebangan.

Sekitar pukul 15.20 WIB, korban naik ke atas pohon sukun untuk memotong ranting bagian atas. Diduga korban tidak mengetahui posisi dahan yang sangat dekat dengan kabel listrik hingga akhirnya tersengat arus listrik.

“Saat memotong dahan, kemungkinan mengenai kabel listrik sehingga korban langsung tersengat,” ujar AKP Bambang Ady, Rabu (11/3/2026).

Rekan korban yang berada di bawah pohon sempat merasa curiga karena suara mesin pemotong tiba-tiba berhenti. Ketika dicek sekitar pukul 16.10 WIB, korban sudah dalam kondisi tidak bergerak dan tubuhnya terjepit di antara dahan pohon.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas. Proses evakuasi korban berlangsung cukup sulit karena posisi korban berada di ketinggian.

Petugas dari Pemadam Kebakaran Pos Temayang bersama BPBD Bojonegoro akhirnya berhasil menurunkan jasad korban sekitar pukul 20.15 WIB dengan menggunakan tali.

Hasil pemeriksaan petugas Puskesmas Gondang menemukan luka bakar pada bagian tangan, dada, dan lutut korban yang diduga akibat sengatan listrik.

Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan medis, korban meninggal murni akibat sengatan listrik,” jelas Bambang.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Editor :