klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Ratusan Becak Listrik Pawai Keliling Kota Bojonegoro Usai Terima Bantuan dari Prabowo

avatar M Nur Afifullah
  • URL berhasil dicopy
Bupati Bojonegoro bersama Forkopimda saat menaiki becak listrik dari Prabowo presiden indonesia (Afifullah/klikjatim.com)
Bupati Bojonegoro bersama Forkopimda saat menaiki becak listrik dari Prabowo presiden indonesia (Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Suasana berbeda terlihat di kawasan Alun-Alun Bojonegoro, Selasa (10/3/2026). Sekitar 200 becak listrik tampak beriringan berkeliling kota dalam sebuah pawai usai kegiatan serah terima bantuan becak listrik bagi para pengemudi becak lansia.

Pawai dimulai dari Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, kemudian melintasi Jalan Imam Bonjol, mengelilingi Alun-Alun Bojonegoro, menuju Jalan Panglima Sudirman, Jalan Pahlawan, hingga kembali ke Jalan Panglima Tumapel.

Dalam pawai tersebut, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, serta jajaran Forkopimda dan kepala OPD turut menaiki becak listrik. Suasana akrab dan penuh kebersamaan pun tampak sepanjang rute pawai yang melintas di pusat kota.

Sebelumnya, sebanyak 200 pengemudi becak lansia di Kabupaten Bojonegoro menerima bantuan becak listrik yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

Serah terima bantuan tersebut digelar di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro. Ratusan pengayuh becak hadir dalam kegiatan tersebut, sementara penyerahan simbolis dilakukan kepada lima perwakilan penerima bantuan.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat kecil di Bojonegoro, khususnya para pengemudi becak lansia.


Menurutnya, peralihan dari becak kayuh manual ke becak listrik akan sangat membantu meringankan beban fisik para pengemudi. “Ini bantuan sosial yang luar biasa. Dulu bapak-bapak harus menguras tenaga untuk mengayuh pedal, sekarang mulai beralih menggunakan teknologi listrik yang lebih ringan,” ujar Wahono.

Ia juga mengingatkan para penerima bantuan agar menjaga dan merawat becak listrik tersebut dengan baik, termasuk memperhatikan cara pengisian daya sesuai sosialisasi yang telah diberikan.

Selain itu, Wahono juga meminta para pengemudi becak tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. “Ini bentuk rasa syukur. Tolong dirawat dengan baik, termasuk cara charging. Saya juga titip kepada Pak Kapolres agar bapak-bapak ini dibantu diarahkan supaya tertib berlalu lintas. Semoga menjadi berkah bagi ekonomi keluarga,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Yayasan GSN, Nuryana, menjelaskan bahwa bantuan becak listrik tersebut sepenuhnya berasal dari dana pribadi Presiden Prabowo Subianto, bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Program ini, kata dia, merupakan bentuk kepedulian kepada para lansia yang masih harus bekerja keras mencari nafkah di jalan.“Pak Prabowo melihat banyak lansia usia 60 sampai 70 tahun yang masih bekerja keras. Beliau kemudian meminta agar didesain becak yang mudah dioperasikan tanpa mengeluarkan tenaga besar,” jelas Nuryana.

Ia menambahkan, Bojonegoro menjadi salah satu daerah prioritas dalam distribusi program becak listrik tersebut. Hingga Maret 2026, lebih dari 10.000 unit becak listrik telah didistribusikan di berbagai wilayah di Pulau Jawa, dengan target mencapai 70.000 unit hingga tahun 2027.

Nuryana juga berharap pemerintah daerah dapat mendukung dengan menyediakan titik-titik pengisian daya agar operasional becak listrik dapat berjalan optimal.

“Selain membantu transportasi harian, kami juga berharap program ini bisa dikolaborasikan sebagai bagian dari daya tarik wisata lokal di Bojonegoro,” pungkasnya.

 

Editor :