klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Angin Kencang Terjang Jember Selatan, 51 Pohon Tumbang dan Gudang Tembakau Roboh Timpa Rumah Warga

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
KLIKJATIM.Com | Jember – Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Jember bagian selatan pada Jumat.
KLIKJATIM.Com | Jember – Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Jember bagian selatan pada Jumat.

KLIKJATIM.Com | Jember – Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Jember bagian selatan pada Jumat sore (6/3/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB tersebut menyebabkan puluhan pohon tumbang, kerusakan rumah warga, robohnya gudang tembakau, hingga terdampaknya sejumlah fasilitas pendidikan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, tercatat sedikitnya 51 pohon tumbang di wilayah Kecamatan Wuluhan, Kencong, dan Gumukmas. Dampak kerusakan meliputi dua rumah rusak sedang, 17 rumah rusak ringan, serta empat fasilitas pendidikan. Sebanyak 18 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabat, sementara satu warga dilaporkan mengalami luka ringan akibat tertimpa genteng.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem tersebut memicu pohon tumbang yang menutup akses jalan desa dan menimpa permukiman.

“Sekitar pukul 15.30 WIB terjadi hujan disertai angin kencang di sejumlah wilayah Jember selatan. Dampaknya cukup luas, mulai dari pohon tumbang yang menutup akses jalan hingga menimpa rumah warga dan fasilitas umum,” kata Edy Budi Susilo saat dikonfirmasi, Sabtu (7/3/2026).

Wilayah paling terdampak berada di Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, dengan 30 pohon tumbang dan 12 rumah mengalami kerusakan pada bagian atap. Kerusakan signifikan juga terjadi di Desa Tanjungrejo, di mana 20 pohon tumbang dan 15 gudang tembakau roboh. Salah satu gudang bahkan menimpa rumah warga, menciptakan situasi yang berisiko.

“Di Desa Tanjungrejo ada gudang tembakau yang roboh dan menimpa rumah warga. Kondisinya cukup membahayakan karena posisi bangunan masih bergerak dan berpotensi menimpa rumah di sekitarnya,” jelas Edy.

Selain itu, tiga sekolah dasar di Desa Tanjungrejo, yakni SDN Tanjungrejo 04, 05, dan 06, mengalami kerusakan pada bagian atap dan fasilitas sekolah.

Di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, satu rumah milik Abdur Rahim rusak ringan, dan seorang warga bernama Istiqomah terluka akibat jatuhnya genteng. Sementara di Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas, angin merobohkan dapur dan kandang milik warga.

BPBD Jember bersama tim gabungan dari PLN, Telkom, aparat kecamatan, dan relawan telah melakukan penanganan darurat sejak Jumat malam.

“Sebagian besar pohon tumbang yang menutup jalan desa sudah berhasil ditangani sehingga arus lalu lintas kembali normal. Untuk pohon yang menimpa rumah warga, penanganannya sudah sekitar 80 persen terselesaikan,” tambahnya.

Proses pembersihan dilanjutkan kembali pada hari Sabtu, termasuk rencana evakuasi gudang tembakau di Desa Tanjungrejo yang membutuhkan bantuan alat berat seperti crane karena posisinya yang membahayakan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait agar bisa membantu alat berat untuk mengevakuasi gudang tembakau tersebut agar tidak membahayakan warga di sekitarnya,” ujar Edy.

Meski kondisi cuaca saat ini dilaporkan cerah berawan, BPBD Jember tetap meminta masyarakat untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi angin kencang maupun hujan lebat, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar pohon besar atau bangunan yang rawan roboh,” pungkas Edy.

Editor :