KLIKJATIM.Com | Kupang – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi. Melalui kegiatan yang digelar di MPM Motor Kupang, Nusa Tenggara Timur, puluhan siswa SMK mendapatkan pembekalan motivasi dan wawasan untuk menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Sebanyak 24 siswa mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 12 siswa SMKN 2 Kupang dan 12 siswa SMKN 1 Soe. Para peserta mendapatkan materi motivasi dari praktisi sekaligus Founder Magic Marketing, Herry Budijanto Dragono atau yang akrab disapa Mbah Dragon.
Dalam pemaparannya, Herry membagikan pengalaman serta pandangan mengenai pentingnya semangat belajar, inovasi, dan kreativitas bagi generasi muda agar mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi dan industri yang terus berubah. Para siswa juga didorong untuk berani keluar dari zona nyaman, memiliki pola pikir terbuka, serta tidak ragu mencoba hal-hal baru agar tidak tertinggal dari perkembangan negara lain.
Selain sesi motivasi, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi interaktif bagi para siswa untuk menggali wawasan terkait kesiapan menghadapi dunia industri, khususnya di sektor otomotif.
Technical Service Division Head MPM Honda Jatim, M. Bondan Priyoadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi sekaligus mempersiapkan generasi muda yang siap memasuki dunia kerja.
“Melalui kegiatan vokasi ini kami ingin mendorong para siswa untuk terus belajar, berani berinovasi, dan tidak cepat puas dengan apa yang sudah dicapai. Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, MPM Honda Jatim berupaya memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kompetensi generasi muda Indonesia,” ujar Bondan.
Hingga saat ini, MPM Honda Jatim telah membina lebih dari 100 SMK yang tersebar di wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur. Program vokasi yang dijalankan tidak hanya berupa workshop dan pembekalan bagi siswa, tetapi juga pelatihan peningkatan kompetensi bagi para guru agar selaras dengan perkembangan teknologi di industri otomotif.
Selain itu, perusahaan juga memperkuat fasilitas pembelajaran melalui pengembangan Tempat Uji Kompetensi (TUK) serta penerapan Teaching Factory (TEFA) di sejumlah sekolah binaan. Fasilitas tersebut menjadi sarana praktik bagi siswa dengan standar industri.
Melalui berbagai program pengembangan vokasi tersebut, MPM Honda Jatim berharap dapat berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan siap kerja di bidang otomotif. Sinergi antara dunia industri dan dunia pendidikan diharapkan mampu meningkatkan kompetensi siswa sekaligus membuka peluang karier yang lebih luas bagi lulusan SMK di industri otomotif.
Editor : Abdul Aziz Qomar