KLIKJATIM.Com | Jember - Angin kencang yang menerjang enam kecamatan di Kabupaten Jember, Rabu (4/3) petang, membawa korban.
Selain merobohkan puluhan pohon, angin disertai hujan lebat membuat dua pengendara motor terluka karena tertimpa pohon yang tumbang. Kedua pengendara sepeda motor harus menjalani perawatan medis.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan cuaca ekstrem terjadi secara merata di sejumlah wilayah.
Saat itu ada pohon tumbang dan menimpa dua pengendara sepeda motor yang sedang melintas. Korban diketahui bernama Arifatul (43), warga Kawangrejo, Kecamatan Mumbulsari, mengalami keluhan sesak napas, dan Nurin Natzwa (14) mengalami bengkak serta nyeri pada kaki kiri. Keduanya langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bina Sehat Jember untuk mendapatkan perawatan.
“Korban tertimpa pohon sudah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis. Kami terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan Dinas Kesehatan untuk memastikan kondisi korban tertangani dengan baik,” kata Edy.
Berdasarkan laporan BPBD, lanjutnya, diketahui kejadian pertama terjadi di Desa Ajung, Kecamatan Kalisat. Sebuah pohon tumbang mengarah ke jalan dan menyebabkan arus lalu lintas sempat macet. Di Desa Umbulrejo, Kecamatan Umbulsari, pohon jati roboh menimpa rumah milik Tugianto (82).
“Untuk rumah warga yang tertimpa pohon di Umbulsari, penanganan lanjutan akan dilakukan melalui kerja bakti bersama perangkat desa dan masyarakat setempat,” jelas Edy.
Selanjutnya di Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, pohon tumbang menutup jalan raya dan mengenai kabel PLN sehingga membutuhkan penanganan bersama petugas kelistrikan. Di Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, pohon tumbang juga mengarah ke badan jalan dan menghambat aktivitas pengguna jalan.
Sementara itu, lebih lanjut kata Edy, di Desa Dukuhmencek, Kecamatan Sukorambi, pohon roboh di dekat pabrik air minum, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Namun demikian, kata Edy, insiden yang menyebabkan korban terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember. .
Ia menambahkan, begitu menerima laporan, TRC BPBD Jember bersama unsur terkait langsung melakukan koordinasi, assesment lapangan, pemotongan dan pembersihan pohon tumbang, serta pengaturan lalu lintas.
Q“Penanganan dilakukan secara bertahap di enam lokasi. Pukul 22.00 WIB seluruh penanganan darurat selesai dan arus lalu lintas kembali normal,” ungkapnya.
Dalam proses penanganan, BPBD melibatkan PLN UP3 Jember, Muspika setempat, pemerintah desa, relawan Destana, komunitas relawan, serta warga sekitar. Edy memastikan tidak ada kendala berarti selama proses evakuasi dan pembersihan berlangsung.
BPBD Jember mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara, terutama ketika hujan deras dan angin kencang. Jika melihat pohon yang rawan tumbang, segera laporkan agar bisa ditindaklanjuti oleh dinas terkait,” tegasnya.
"Untuk dinas teknis terkait, kami rekomendasikan untuk melakukan pemangkasan pohon yang berpotensi membahayakan. Serta pembersihan material sisa pohon tumbang, untuk mencegah kejadian serupa terulang," imbuhnya.
Editor : Wahyudi