klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Video Diduga Perilaku Tak Pantas di Lapangan UNEJ Viral, Kampus Perketat Pengawasan

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Tangkapan Layar Video Viral Diduga Sejoli di Lapangan UNEJ (Ist)
Tangkapan Layar Video Viral Diduga Sejoli di Lapangan UNEJ (Ist)

KLIKJATIM.Com | Jember – Sebuah video berdurasi 23 detik yang memperlihatkan sepasang pria dan wanita diduga melakukan tindakan tidak pantas di area lapangan Universitas Jember (UNEJ) ramai diperbincangkan di media sosial, Minggu (22/2/2026).

Rekaman tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @aslijembermat dan dengan cepat menyebar luas, memicu beragam tanggapan warganet, terlebih karena terjadi di bulan Ramadan.

Hingga Senin (23/2/2026), video itu tercatat telah mendapat ribuan respons berupa tanda suka, komentar, serta dibagikan ratusan kali. Dalam tayangan terlihat sepasang muda-mudi duduk di bangku area lapangan kampus. Keduanya mengenakan pakaian lengkap, namun gestur yang terekam kamera dinilai tidak pantas untuk dilakukan di ruang publik.

Peristiwa tersebut diduga terjadi pada siang hari. Identitas pasangan dalam video maupun waktu pasti perekaman hingga kini belum diketahui. Video direkam dari jarak tertentu sebelum akhirnya beredar luas di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Humas UNEJ, Iim Fahmi Ilman, menyatakan pihak kampus mengetahui kejadian itu setelah video viral.

“Kami mengetahui informasi tersebut dari media sosial,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (23/2/2026).

Ia menyayangkan adanya dugaan perilaku tidak pantas di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, kampus merupakan ruang akademik yang harus dijaga marwah dan citranya oleh seluruh sivitas akademika maupun masyarakat yang berada di dalamnya.

“Saya sangat menyesalkan kejadian tersebut dan berharap hal serupa tidak terulang,” katanya.

Sebagai langkah pencegahan, pihak kampus akan meningkatkan pengawasan dengan menambah frekuensi patroli satuan pengamanan di sejumlah titik yang dianggap rawan.

“Kami akan memperbanyak patroli satpam di area yang berpotensi digunakan untuk aktivitas yang tidak semestinya,” jelasnya.

Selain itu, kampus juga tengah melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat. Jika terbukti merupakan mahasiswa UNEJ, maka akan diproses sesuai dengan aturan dan kode etik yang berlaku di lingkungan kampus.

“Apabila yang bersangkutan adalah mahasiswa UNEJ, tentu akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Editor :