klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Banting Setir dari Kepala Gudang, Pria Jember Raup Omzet Jutaan Rupiah dari Jualan Es Degan

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Yudha Saat Berjualan Es Degan di Lapaknya.
Yudha Saat Berjualan Es Degan di Lapaknya.

KLIKJATIM.Com | Jember – Keputusan berani diambil oleh Yudha Astri Tama (35), warga Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Jember.

Melepaskan zona nyaman sebagai kepala gudang di sebuah toko bangunan ternama, Yudha kini sukses menekuni usaha es degan (kelapa muda) yang justru mendatangkan pundi-pundi rupiah menggiurkan menjelang momentum Ramadan.

Berlokasi di depan Masjid Perumahan Graha Citra Mas, Kelurahan Tegal Besar, Yudha merintis lapak minuman segarnya sejak empat bulan lalu. Meski tergolong baru, ia mengaku omzet yang didapat kini telah mencapai jutaan rupiah per bulan, setara dengan penghasilan saat ia masih menjadi karyawan kantoran.

"Awalnya saya mempertimbangkan cukup lama. Saya ingin punya usaha sendiri yang waktunya lebih fleksibel. Apalagi saat Ramadan, minuman segar pasti banyak dicari untuk berbuka. Akhirnya saya memberanikan diri untuk mulai jualan es degan," ujar Yudha saat ditemui di lapaknya, Senin (16/2/2026).

Keputusannya memilih lokasi di tepi Jalan Imam Bonjol terbukti strategis. Jalur padat kendaraan dan kedekatannya dengan kawasan permukiman membuat lapaknya selalu ramai disinggahi warga, terutama menjelang waktu berbuka atau saat cuaca panas menyengat.

Untuk memanjakan lidah pelanggan, Yudha tidak hanya menawarkan menu klasik. Ia menyediakan tiga varian andalan. 

Yaitu es degan original yang menjadi favorit karena kesegaran alaminya, es degan alpukat yang digemari kalangan anak muda, dan es degan durian pilihan bagi pecinta rasa premium.

Yudha menekankan bahwa kualitas bahan baku adalah kunci utama keberhasilannya. Ia memastikan kelapa yang digunakan selalu segar dan diolah langsung di tempat. Selain itu, kebersihan lapak menjadi prioritas demi menjaga kepercayaan konsumen.

"Alhamdulillah, dari segi pendapatan tidak jauh berbeda dengan gaji saya di kantor sebelumnya. Bahkan saya merasa lebih banyak manfaatnya dengan berjualan ini. Yang penting usaha ini halal dan saya bisa lebih banyak waktu bersama keluarga," tambahnya.

Meski memanfaatkan momentum Ramadan sebagai "peluang emas", Yudha tetap berkomitmen menjaga konsistensi pelayanan agar usahanya tetap eksis di bulan-bulan berikutnya. Ke depan, ia berharap dapat terus mengembangkan varian menu dan tidak menutup kemungkinan untuk membuka cabang baru di wilayah Jember lainnya.

Editor :