klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Jelang Ramadhan, Khofifah Gelar Pasar Murah di Masjid Al-Akbar Surabaya

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Gubernur Khofifah menyerahkan sembako murah kepada warga (Dok)
Gubernur Khofifah menyerahkan sembako murah kepada warga (Dok)

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Ratusan warga memadati kawasan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dalam kegiatan pasar murah yang digelar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Minggu (15/2).

Sejak siang hari, warga—terutama ibu rumah tangga—telah mengantre tertib demi memperoleh bahan pokok dengan harga di bawah pasaran. Kegiatan ini digelar hanya beberapa hari menjelang Ramadhan, sehingga disambut dengan antusiasme tinggi.

Khofifah menegaskan, pasar murah merupakan langkah konkret Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi rumah tangga menjelang bulan puasa.

“Suplai aman, stok aman. Namun antusiasme meningkat karena kebutuhan masyarakat bertambah menjelang Bulan Suci Ramadhan,” ujarnya.

Dalam pasar murah tersebut, berbagai komoditas dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Beras premium dijual Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per kemasan, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, serta gula pasir Rp14.000 per kilogram.

Selain itu, bawang putih dijual Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, cabai rawit merah Rp4.000 per 100 gram, cabai merah besar Rp2.000 per 100 gram, serta daging ayam ras Rp30.000 per kilogram.

Menurut Khofifah, harga ayam di pasaran saat ini telah mencapai sekitar Rp40.000 per kilogram, sedangkan di pasar murah dijual Rp30.000 per kilogram. Cabai merah besar yang di pasaran sekitar Rp40.000 per kilogram dijual Rp20.000 per kilogram, sementara cabai rawit yang menembus Rp80.000 per kilogram di pasar dijual Rp40.000 per kilogram dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap pasar murah ini mampu membantu stabilisasi harga pada periode krusial menjelang Ramadhan serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi. Khofifah juga meminta distributor dan pemasok mempercepat distribusi guna menjaga keseimbangan antara permintaan dan pasokan.

Menurutnya, pasar murah merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah sekaligus bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Pemprov Jatim akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, distributor, serta pelaku usaha guna memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan stok tetap aman hingga Idul Fitri.

Selama Ramadhan, Pemprov Jatim berkomitmen menggencarkan operasi pasar dan pasar murah di berbagai daerah sebagai langkah konkret menjaga stabilitas ekonomi dan memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.

“Insya Allah, stabilitas harga terus kita jaga agar masyarakat dapat menyambut dan menjalankan Ramadhan dengan khusyuk, tenang, dan penuh keberkahan,” pungkasnya.

Editor :