klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Uji Ketahanan Prajurit, Kodim Bojonegoro Gelar Penilaian Siap Jasmani Militer

avatar M Nur Afifullah
  • URL berhasil dicopy
Pelaksanaan Hanmars yang dilepas langsung oleh Komandan Latihan (Danlat), Kapten Arh Edy Supriyono.
Pelaksanaan Hanmars yang dilepas langsung oleh Komandan Latihan (Danlat), Kapten Arh Edy Supriyono.

KLIKJATIM.com | Bojonegoro – Guna menjaga dan meningkatkan kesiapan fisik prajurit, Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro menggelar kegiatan Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM) pada Selasa (10/2/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh prajurit dari jajaran Koramil dan Posramil dengan materi utama berupa Hanmars sejauh 10 kilometer serta renang militer 50 meter.

Rangkaian PSJM diawali dengan apel pengecekan kesehatan serta kelengkapan alat personel, dilanjutkan dengan pemanasan sebelum pelaksanaan Hanmars yang dilepas langsung oleh Komandan Latihan (Danlat), Kapten Arh Edy Supriyono.

Rute Hanmars mengambil titik start dari Makodim 0813 Bojonegoro, melintasi jalan-jalan utama kota, dan kembali finis di Makodim dengan tetap memprioritaskan faktor keamanan.

Kapten Arh Edy Supriyono menjelaskan bahwa PSJM merupakan program rutin TNI AD yang berfungsi sebagai barometer sekaligus sarana pembinaan kemampuan jasmani.

“PSJM ini bukan hanya untuk menilai kemampuan individu, tetapi sebagai pembinaan berkelanjutan agar setiap prajurit selalu siap secara fisik dan mental,” jelas Kapten Arh Edy Supriyono.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh tahapan dilaksanakan sesuai prosedur standar guna menjamin keamanan peserta. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat menjaga kebugaran prajurit dalam mendukung tugas pembinaan teritorial serta pengabdian kepada masyarakat.

Setelah menuntaskan Hanmars, para prajurit melanjutkan materi renang militer di kolam renang BWS, Jalan Panglima Polim. Materi ini menjadi indikator vital untuk menilai ketahanan fisik prajurit di medan perairan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar di bawah pengawasan ketat tim kesehatan.

Editor :