klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

PT BKMS Salurkan Bantuan Alat Wirausaha Senilai Rp425 Juta Bagi Masyarakat Sekitar KEK Gresik

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) menyalurkan bantuan peralatan wirausaha dengan total nilai Rp425 juta kepada masyarakat di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik.
PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) menyalurkan bantuan peralatan wirausaha dengan total nilai Rp425 juta kepada masyarakat di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik.

KLIKJATIM.Com | Gresik – Sebagai wujud nyata komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) menyalurkan bantuan peralatan wirausaha dengan total nilai Rp425 juta kepada masyarakat di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik.

Penyerahan bantuan ini sekaligus menandai penutupan Program Pelatihan Kompetensi untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat yang dilaksanakan pada Jumat (6/2/2026).

Program ini secara khusus menyasar warga di Ring 1 kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Gresik. Sebanyak 40 peserta dari 8 desa dan 3 sekolah di sekitar kawasan—mulai dari Desa Manyarejo hingga SMK As Sa’adah—telah menyelesaikan pelatihan intensif di dua bidang keahlian, yakni teknisi perawatan AC dan menjahit.

Untuk memastikan para peserta dapat langsung mandiri, PT BKMS memberikan stimulus berupa paket peralatan kerja lengkap. Bagi lulusan bidang menjahit, diserahkan 11 unit alat jahit yang terdiri dari mesin jahit lockstitch hingga perlengkapan pendukung lainnya. Sementara untuk teknisi AC, disalurkan 20 paket peralatan profesional seperti manifold gauge, tang ampere, hingga pompa cuci AC.

Kepala Balai Diklat Industri Surabaya, Wido Eko Wardiono, menekankan bahwa pelatihan ini merupakan solusi atas dinamika kebutuhan industri saat ini melalui konsep link and match.

“Pelatihan ini membekali peserta dengan kompetensi berstandar nasional BNSP serta peralatan kerja sebagai stimulus. Pesertanya beragam, dari usia SMP hingga 50 tahun, sehingga bisa terlibat langsung dalam rantai pasok industri,” ungkap Wido Eko Wardiono.

Senada dengan hal tersebut, Direktur HR & Logistik PT BKMS, Agung P. Guritno, menegaskan bahwa kemandirian ekonomi warga sekitar JIIPE adalah prioritas perusahaan. Ia berharap bantuan alat ini menjadi modal kuat bagi masyarakat untuk membuka lapangan usaha baru.

“Ini merupakan bagian dari komitmen CSR kami untuk mendorong peluang kerja dan kemandirian ekonomi bagi warga sekitar kawasan JIIPE. Bantuan paket alat jahit dan penunjang teknisi AC ini kami harapkan dapat meningkatkan pemberdayaan serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Agung P. Guritno.

Agung juga mengajak para tenant di kawasan KEK untuk berkolaborasi dalam mengembangkan jenis pelatihan baru yang relevan dengan tren pasar ke depan, termasuk potensi di bidang digital.

“Ke depan pelatihan bisa dikembangkan ke bidang lain seperti e-commerce dan pemasaran digital, agar ekonomi desa semakin produktif. Harapannya mampu membuka peluang usaha mandiri, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat ekonomi masyarakat di sekitar KEK Gresik," pungkasnya.

Editor :