klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Akses Jalan Sempit Hambat Pemadaman Kebakaran Dapur Rumah di Perumahan Jember

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pemkab Jember, melakukan proses pemadaman kebakaran (Hatta/Klikjatim.com)
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pemkab Jember, melakukan proses pemadaman kebakaran (Hatta/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Jember – Kebakaran melanda bangunan dapur sebuah rumah di Komplek Perumahan Griya Putri Kencana, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (4/2/2026) siang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.57 WIB dan sempat menyulitkan proses pemadaman karena akses jalan perumahan yang sempit.

Kebakaran menimpa rumah milik Ayu (34) dan diduga dipicu kelalaian saat memasak pakan ternak ayam menggunakan tumang berbahan bakar kayu. Api dengan cepat membesar setelah percikan dari tungku mengenai tumpukan kayu bakar kering di sekitar area dapur.

Lokasi dapur yang berada cukup ke dalam kawasan perumahan membuat mobil pemadam kebakaran berukuran besar mengalami kendala untuk menjangkau titik api. Meski demikian, warga sekitar segera melakukan upaya pemadaman awal sembari menghubungi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Pemkab Jember.

Salah satu warga setempat, Eka Putri M, mengatakan respons cepat warga dan petugas berhasil mencegah api menjalar ke bangunan lain.

“Alhamdulillah dibantu warga dan petugas damkar, api bisa segera diatasi. Memang lokasi rumah agak ke dalam dan jalannya sempit,” ujarnya di sela proses pemadaman.

Eka menjelaskan, dapur yang terbakar merupakan bangunan terpisah yang digunakan untuk memasak pakan ayam. Saat kejadian, tungku tumang ditinggal dalam kondisi menyala, sementara di sekitarnya terdapat tumpukan kayu kering sehingga api cepat membesar.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, satu unit truk pemadam kebakaran dengan tujuh personel dari Mako Damkarmat Pemkab Jember diterjunkan ke lokasi. Namun, ukuran armada yang besar menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.

“Truk damkar yang datang cukup besar sehingga agak kesulitan masuk ke lokasi kebakaran. Idealnya ada armada yang lebih kecil agar bisa lebih cepat menjangkau titik api,” tambah Eka.

Sementara itu, Komandan Regu Damkarmat B Mako Pemkab Jember, Dwi Atmoko, membenarkan penyebab kebakaran berasal dari percikan api tumang yang menyambar tumpukan kayu bakar di sekitar dapur.

“Pemilik rumah saat itu memasak pakan ternak ayam menggunakan tumang. Diduga percikan api mengenai kayu bakar di dekatnya sehingga memicu kebakaran,” jelas Dwi usai pemadaman.

Ia menyebutkan, dapur yang terbakar berukuran sekitar 3x5 meter persegi dan api hanya menghanguskan bagian tersebut. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar 40 menit hingga dipastikan tidak ada titik api tersisa.

“Beruntung warga kompak membantu sehingga kebakaran tidak meluas. Meski akses jalan sempit dan armada cukup besar, penanganan berjalan lancar dan tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.

Editor :