klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Arus Peti Kemas TPK Bagendang Tumbuh Positif di 2025, Jam Operasional Jadi Kunci Efisiensi

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang, mencatatkan rapor hijau pada kinerja operasional sepanjang tahun 2025.
Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang, mencatatkan rapor hijau pada kinerja operasional sepanjang tahun 2025.

KLIKJATIM.Com | Sampit - Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang, salah satu terminal di bawah pengelolaan PT Pelindo Terminal Petikemas, mencatatkan rapor hijau pada kinerja operasional sepanjang tahun 2025. Arus peti kemas di terminal ini tercatat mencapai 75.175 TEUs, tumbuh sekitar 4 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 yang sebesar 72.233 TEUs.

Pertumbuhan ini menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan pengguna jasa serta efektivitas transformasi layanan di pelabuhan yang berlokasi di Sampit, Kalimantan Tengah tersebut.

Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar, menjelaskan bahwa peningkatan volume tersebut dibarengi dengan kenaikan produktivitas alat dan operasional di lapangan.

Berdasarkan data operasional hingga Desember 2025, beberapa indikator utama berhasil melampaui target yang ditetapkan yaitu Box Ship Hour (BSH) mencapai 19,46 (Target: 17), Berth Crane Hour (BCH) mencapai 28,27 (Target: 27), dan Effective Time (ET) / Berthing Time (BT) berhasil dicapai sebesar 69,28%.

"Pencapaian ini ditopang oleh optimalisasi pola kunjungan kapal serta efektivitas layanan bongkar muat. Meskipun ada penyesuaian jumlah ship call, arus peti kemas tetap tumbuh positif karena utilisasi kapasitas kapal yang lebih maksimal," ungkap Fajar dalam siaran persnya, Senin (19/1).

Salah satu faktor krusial di balik capaian ini adalah kebijakan penambahan jam kerja operasional dari 20 jam menjadi 21 jam. Langkah ini terbukti efektif mempercepat arus keluar masuk barang dan meningkatkan kapasitas pelayanan terminal.

Guna menjaga momentum pertumbuhan di tahun 2026, TPK Bagendang berencana menambah satu unit Container Crane. Saat ini, terminal baru didukung oleh satu unit alat tersebut. "Dengan tambahan peralatan baru, kami optimis waktu tunggu kapal (waiting time) dapat ditekan dan produktivitas akan terus meningkat konsisten," imbuh Fajar.

Apresiasi juga datang dari pihak pengguna jasa. Kepala Operasional PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Cabang Sampit, Cahya Agung Saputra, menyebut perbaikan kinerja operasional TPK Bagendang memberikan dampak positif bagi pelaku usaha logistik.

"Komitmen TPK Bagendang dalam menambah jam kerja operasional secara bertahap dalam dua tahun terakhir sangat membantu. Kami berharap ke depan, pada tahun 2026, TPK Bagendang dapat merealisasikan operasional 24 jam 7 hari (24/7) demi optimalisasi arus logistik yang lebih besar," ujar Cahya.

Sebagai bagian dari subholding PT Pelindo Terminal Petikemas, TPK Bagendang menegaskan komitmennya untuk terus menjadi motor penggerak ekonomi di Kalimantan Tengah melalui layanan kepelabuhanan yang andal, efisien, dan berstandar internasional.

Editor :