KLIKJATIM.Com | Gresik– Kepemimpinan di jajaran Kepolisian Resor Gresik resmi berganti. AKBP Ramadhan Nasution kini mengemban amanah sebagai Kapolres Gresik menggantikan AKBP Rovan Richard Mahenu, setelah prosesi serah terima jabatan yang digelar di Mapolda Jawa Timur dan dipimpin langsung Kapolda Jatim Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto.
Pergantian jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/B/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025, sekaligus menandai berakhirnya masa tugas AKBP Rovan Richard Mahenu yang menjabat sejak Januari 2025.
Selama hampir satu tahun memimpin Polres Gresik, AKBP Rovan dikenal dengan gaya kepemimpinan yang tegas, responsif, dan berkarakter. Di bawah komandonya, Polres Gresik mencatatkan sejumlah capaian signifikan, baik dalam penegakan hukum, inovasi pelayanan publik, maupun pendekatan humanis kepada masyarakat.
Di bidang penegakan hukum, berbagai kasus besar berhasil diungkap dan menyita perhatian publik hingga tingkat nasional. Mulai dari pengungkapan kasus pembunuhan, perampokan dengan kekerasan, hingga pembongkaran jaringan narkotika berskala besar.
Penanganan cepat kasus pembunuhan pengemudi ojek online Sevi Ayu Claudia serta penangkapan buronan Ahmad Midhol, pelaku perampokan dan pembunuhan di Gresik, menjadi bukti ketegasan dan profesionalisme jajaran Polres Gresik.
Komitmen pemberantasan narkoba dan kejahatan jalanan juga ditunjukkan melalui pengungkapan ratusan gram sabu, ratusan butir pil ekstasi, serta penindakan komplotan pencurian kendaraan bermotor bersenjata api. Langkah tegas terhadap kelompok gangster yang meresahkan masyarakat semakin menegaskan keseriusan Polres Gresik dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Di luar penindakan, AKBP Rovan mendorong transformasi pelayanan publik melalui berbagai terobosan. Salah satunya program Lapor Kapolres atau LaporCakRoma, kanal pengaduan cepat berbasis WhatsApp yang mempermudah akses masyarakat dan memangkas birokrasi. Sejak Maret hingga Desember 2025, tercatat 601 laporan masyarakat masuk melalui layanan tersebut, dengan ratusan laporan ditindaklanjuti secara nyata.
Pada sektor sosial dan kemanusiaan, optimalisasi layanan ambulans gratis menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Layanan ini tercatat membantu sekitar 100 kali rujukan medis, termasuk bagi warga Pulau Bawean. AKBP Rovan juga mencatat sejarah sebagai Kapolres pertama yang membuka layanan pembuatan dan perpanjangan SIM langsung di Pulau Bawean.
Berbagai penghargaan diraih selama masa kepemimpinannya, mulai dari apresiasi pelayanan prima bidang reformasi birokrasi, penghargaan dari media, hingga kebijakan pemberian reward bagi anggota berprestasi dan masyarakat yang membantu tugas kepolisian.
Sementara itu, AKBP Ramadhan Nasution resmi menjabat sebagai Kapolres Gresik dengan membawa bekal pengalaman panjang dan rekam jejak yang matang. Perwira menengah Polri kelahiran Bandung, 10 Mei 1986, ini dikenal memiliki latar belakang kuat di bidang lalu lintas, sumber daya manusia, serta pengawasan internal.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2007 ini menempuh pendidikan magister di Universitas Jayabaya Jakarta dan Universitas Airlangga Surabaya. Ia juga mengikuti pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-63 Tahun 2023 sebagai bekal kepemimpinan strategis.
Sebelum menjabat Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan bertugas sebagai Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Metro Jaya. Ia juga pernah menjabat Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kasatlantas Polres Madiun, serta Kapolsek Menganti Polres Gresik, sehingga dinilai memahami karakter wilayah dan masyarakat setempat.
Atas dedikasi dan pengabdiannya, AKBP Ramadhan dianugerahi Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian 16 Tahun pada 2024. Dengan latar belakang akademik yang kuat, pengalaman lapangan, serta pemahaman pembinaan internal Polri, ia diharapkan mampu membawa Polres Gresik semakin profesional, humanis, dan responsif sesuai semangat Polri Presisi.
Editor : Abdul Aziz Qomar