klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Tragis Pagi Hari! Petani Perempuan Tewas Tertabrak KA Logawa di Kalisat Jember

avatar Abdus Syukur
  • URL berhasil dicopy
Polisi mengevakuasi perempuan pejalan kaki yang tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) Logawa relasi Ketapang–Purwokerto di wilayah Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember
Polisi mengevakuasi perempuan pejalan kaki yang tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) Logawa relasi Ketapang–Purwokerto di wilayah Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember

KLIKJATIM.Com | Jember  -Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur kereta api. Seorang perempuan pejalan kaki tewas seketika setelah tertabrak Kereta Api (KA) Logawa relasi Ketapang–Purwokerto di wilayah Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Jumat (9/1/2026) pagi.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 08.20 WIB di jalur kereta api Km 210 lintas Ktk/Klt, tepatnya di Desa Sukoreno. Korban diketahui bernama Tumi (65), seorang petani warga Dusun Krajan II, Desa Sukoreno.

Kapolsek Kalisat, Iptu Ika Mufid Dati, mengungkapkan bahwa korban diduga berjalan di jalur rel tanpa menyadari adanya kereta yang melintas. Padahal, KA Logawa baru saja berangkat dari Stasiun Kalisat sekitar pukul 08.11 WIB dan melaju dengan kecepatan tinggi.

“Saat kereta melintas di lokasi kejadian, korban masih berada di jalur rel dan tidak sempat menghindar. Korban tertemper hingga terpental dan meninggal dunia di tempat,” ujar Iptu Ika.

Benturan keras membuat korban mengalami luka parah hampir di seluruh tubuh. Di antaranya luka di wajah, kepala bagian belakang pecah, leher patah, kedua lengan patah, serta patah pada kaki kanan.

Petugas menyatakan korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSD Kalisat sebelum dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Usai kejadian, aparat gabungan dari Polsek Kalisat, Polsus KA, serta tim Inafis Polres Jember langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan para saksi.

Kapolsek Kalisat juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar jalur kereta api.

“Kami mengimbau warga untuk tidak berjalan atau beraktivitas di jalur rel. Kereta api melaju dengan kecepatan tinggi dan sangat berbahaya,” tegasnya.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan fatal di jalur kereta api dan menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih berhati-hati demi keselamatan bersama.

Editor :