KLIKJATIM.Com | Madiun - Terminal Tipe A Purboyo Kota Madiun mencatatkan sekitar 192.806 kedatangan penumpang, serta sekitar 13.920 kedatangan dan keberangkatan armada bus selama angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Jumlah tersebut, akumulasi selama 18 hari, sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Terminal Tipe A Purboyo Madiun Ali Imran Hariyadi mengatakan, puncak tertinggi keberangkatan dan kedatangan bus berlangsung pada 25 Desember. “Pada hari Natal itu, ada sebanyak 900 bus yang datang dan berangkat dari Terminal Purboyo,” ujar dia.
Jumlah tersebut, mengalami kenaikan signifikan, jika dibandingkan waktu yang sama pada 2024. “Kalau saat Natal 2024, kedatangan dan keberangkatan bus sebanyak 571 armada,” ujar dia. Kedatangan dan keberangkatan armada terbanyak selanjutnya, terjadi saat H+10 Natal atau 4 Januari 2026, mencapai 871 bus.
Begitu juga, untuk kedatangan penumpang atau yang melintas di Terminal Purboyo. Pada 25 Desember 2025 sebanyak 13.716 penumpang. Jumlah itu mengalami kenaikan signifikan dibandingkan Natal 2024, yakni 8.004 penumpang. “Itu (penumpang) yang datang belum tentu yang turun. Karena kami ini terminal lintasan padat,” ujar dia
Namun untuk penumpang yang turun di Terminal Purboyo, Imran menjelaskan, juga mengalami peningkatan. “Saat Nataru ini yang turun antara 6.000 sampai 7.000 penumpang. Kalau hari biasa itu rata-rata 2.500 sampai 3.000 penumpang,” ujar pria yang pernah menjadi Wasatpel Terminal Tipe A Kertonegoro Ngawi itu.
Imran menjelaskan, beberapa upaya dilakukan manajemen Terminal Purboyo untuk memberikan pelayanan pada penumpang. Mulai menata area terminal untuk menghidupkan sosial dan ekonomi selama 24 jam, hingga memberikan ruang tunggu yang nyaman. "Ruang tunggu sebagian sudah ber-AC," ujar dia.
Selain itu, untuk melindungi keselamatan penumpang, pihaknya juga rutin melakukan ramp check pada armada bus. Serta, melakukan penindakan terhadap bus yang tidak masuk terminal, atau menurunkan dan menaikan penumpang tidak pada tempat yang telah ditentukan. "Dulu itu banyak bus yang tidak masuk Terminal, itu kami tertibkan," ujar dia.
Editor : Wahyudi