klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dispertan Gresik Pastikan Stok Ternak Aman dan Sehat Jelang Natal dan Tahun Baru 2026

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Kabid Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Viki Mustofa, saat melakukan vaksinasi pada hewan ternak (Dok)
Kabid Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Viki Mustofa, saat melakukan vaksinasi pada hewan ternak (Dok)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Gresik memastikan ketersediaan hewan ternak di wilayahnya dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.

Kepala Bidang Peternakan Dispertan Gresik, Viki Mustofa, menyampaikan bahwa hingga saat ini suplai hewan ternak di Kabupaten Gresik masih terkendali. Aktivitas pemotongan hewan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rumah Potong Hewan (RPH) milik Dinas Pertanian juga berjalan normal.

“Stok hewan ternak untuk kebutuhan Natal dan Tahun Baru masih mencukupi. UPT RPH Dinas Pertanian Gresik tetap memberikan pelayanan seperti biasa. Selain itu, sejumlah RPH dan Rumah Potong Unggas (RPU) binaan Dispertan juga siap melayani jasa pemotongan guna menjaga ketersediaan daging di Gresik,” ujar Viki, Jumat (26/12).

Ia menambahkan, seluruh hewan ternak yang tersedia dipastikan dalam kondisi sehat dan telah melalui proses vaksinasi. Upaya ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang terus diantisipasi secara berkelanjutan di Kabupaten Gresik.

Menurut Viki, program vaksinasi ternak dilaksanakan secara konsisten dan ditargetkan berlanjut hingga tahun 2030, sehingga Kabupaten Gresik dapat benar-benar terbebas dari PMK. Dengan kesiapan tersebut, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan maupun kualitas kesehatan daging selama momentum Natal dan Tahun Baru.

Ke depan, Dispertan Gresik juga menargetkan UPT RPH menjadi rumah potong hewan dengan pelayanan yang semakin prima. Hal ini bertujuan untuk menyediakan protein hewani yang halal dan thoyib sesuai syariat Islam serta memenuhi standar nasional (SNI), sejalan dengan identitas Gresik sebagai kota santri dan kota wali.

“Pemenuhan gizi protein hewani yang cukup dan berkualitas juga mendukung visi misi Bupati Gresik Nawa Karsa dalam mewujudkan ‘Gresik Baru Lebih Maju’. Insyaallah seluruh ternak yang mukim di Gresik telah divaksin dan berada dalam pengawasan petugas,” pungkasnya.

Editor :