klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Sambut Nataru, TPK Merauke Perkuat SDM, Peralatan, dan Infrastruktur Terminal

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Aktivitas bongkar muat di TPK Merauke (Dok)
Aktivitas bongkar muat di TPK Merauke (Dok)

KLIKJATIM.Com | Merauke — Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Merauke terus memantapkan kesiapan operasional untuk mengantisipasi peningkatan arus peti kemas sekaligus memastikan kelancaran pelayanan bongkar muat serta distribusi logistik di wilayah Merauke dan sekitarnya.

Dalam menghadapi periode Nataru, TPK Merauke menyiagakan seluruh sumber daya manusia (SDM) operasional dengan pengaturan jadwal kerja yang optimal. Langkah ini dilakukan guna memastikan pelayanan terminal tetap berjalan lancar meski terjadi peningkatan aktivitas.

Terminal Head Peti Kemas Merauke, Muhammad Rasul Irmadani, menyampaikan bahwa kesiapan operasional juga difokuskan pada optimalisasi peralatan dan infrastruktur terminal.

“Seluruh peralatan kami optimalkan melalui perawatan preventif dan perbaikan bertahap agar layanan kepada pengguna jasa tetap terjaga. Selain itu, kami juga melakukan penyesuaian jam operasional sebagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi antrean dan keterlambatan layanan,” ujar Rasul.

Lebih lanjut, Rasul menjelaskan bahwa TPK Merauke terus melakukan peningkatan kapasitas terminal. Upaya tersebut meliputi penguatan lapangan penumpukan, rencana penempatan dua unit Rubber Tyred Gantry (RTG), serta peningkatan kapasitas jangka panjang yang mencakup perkuatan dermaga dan perluasan area penumpukan peti kemas sesuai Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP).

Berdasarkan data arus peti kemas, tren peningkatan trafik menjelang Nataru telah terlihat sejak Oktober 2025. Arus barang yang masuk ke Merauke didominasi dari Surabaya, terutama komoditas kebutuhan pokok serta logistik pendukung perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Pada periode Oktober hingga November 2025, arus peti kemas mengalami kenaikan sekitar 21,7 persen dibandingkan rata-rata realisasi Januari hingga September 2025. Ini menjadi indikator awal meningkatnya trafik menjelang Nataru,” tambah Rasul.

Sejalan dengan itu, Kepala Cabang PT Tanto Intim Line Merauke, Bondan Wahyu Eko Hardianto, mengonfirmasi adanya peningkatan signifikan pada realisasi peti kemas yang masuk ke Merauke dalam dua bulan terakhir.

“Realisasi peti kemas yang masuk menunjukkan tren kenaikan yang cukup signifikan. Potensi peningkatan trafik ke depan sangat positif, terutama menjelang Nataru,” ungkap Bondan.

Namun demikian, Bondan menekankan perlunya penyesuaian operasional, khususnya terkait kapasitas tambatan kapal dan pengelolaan Container Yard (CY). Menurutnya, hal ini menjadi krusial untuk mengantisipasi tantangan cuaca serta proses stripping peti kemas yang membutuhkan penanganan khusus agar tidak menghambat kelancaran operasional terminal.

Sinergi antara penguatan SDM, optimalisasi peralatan, dan peningkatan kapasitas infrastruktur menjadi fondasi utama TPK Merauke dalam menjaga kelancaran arus peti kemas. Melalui langkah-langkah tersebut, TPK Merauke berkomitmen memberikan layanan prima kepada pengguna jasa sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik dan stabilitas pasokan barang di wilayah timur Indonesia.

Editor :