KLIKJATIM.Com | Gresik - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menegaskan komitmennya dalam meningkatkan serapan tenaga kerja lokal di Kabupaten Gresik. Tingginya investasi di Gresik akan menambah serapan tenaga kerja, seperti di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik, Zainul Arifin menegaskan bahwa seluruh industri di KEK JIIPE mematuhi Peraturan Bupati Gresik Nomor 71 Tahun 2024 tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal. Regulasi ini mewajibkan perusahaan di kawasan tersebut untuk mempekerjakan minimal 60% tenaga kerja lokal.
“Kami berharap perusahaan di KEK Gresik, seperti PT Freeport Indonesia, Hailiang, Xinyi Glass Indonesia dapat terus meningkatkan proporsi tenaga kerja lokal. Ini bukan sekadar kewajiban regulasi, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik serta menekan angka pengangguran,” ujar Zainul Arifin.
Untuk memastikan ketersediaan tenaga kerja yang kompeten, Pemkab Gresik siap memfasilitasi pelatihan dan sertifikasi bagi calon pekerja lokal yang belum memenuhi standar industri. Dengan langkah ini, perusahaan di KEK JIIPE bisa menerima pekerja lokal yang memiliki kompetensi.
Direktur PT Xinyi Glass Indonesia, Fredy Fong beberapa waktu lalu menjelaskan, perusahaannya saat ini telah mempekerjakan 673 karyawan. Dari jumlah itu 500 di antaranya merupakan tenaga kerja lokal. Sementara 283 orang atau sekitar 56,6�rasal langsung dari Gresik.
Kepala Administrator KEK Gresik, Ibnu Sina, mengungkapkan bahwa sejak kawasan ini ditetapkan sebagai KEK pada 2021, total investasi yang masuk telah mencapai Rp98 triliun, menciptakan sekitar 39.000 lapangan pekerjaan. Dengan semakin berkembangnya industri di KEK JIIPE, peluang kerja bagi masyarakat Gresik pun semakin terbuka lebar.
"Hingga Juni 2025, jumlah pekerja yang ada di KEK Gresik di kawasan JIIPE mencapai 1.721 orang dari target 2025 sebanyak 2.310 orang atau tercapai 74,5 persen," kata Ibnu Sina.
Data BPS Jatim menunjukkan tren positif dalam angka ketenagakerjaan Gresik. TPT (Tingkat Pengangguran Terbuka) Gresik turun signifikan dari 6,82 persen (2023) menjadi 6,45 persen (2024). TPAK (Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja) naik dari 70,12 persen (2023) menjadi 71,61 persen (2024). Kemudian, TKK (Tingkat Kesempatan Kerja) mencapai 93,55 persen (2024), meningkat dari 93,18 persen (2023). (ris)
Editor : Abdul Aziz Qomar
Isi Bensin Mesin Hidup, Rumah dan Mobil Hangus Dilalap Api
Kebakaran melanda sebuah mobil hingga merembet ke rumah warga di Desa Cangkring, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso, Minggu, 26 Juli 2026 sekitar pukul…
Warga Trenggalek Dikejutkan dengan Penemuan Bayi Laki-laki di Teras Rumah
Sesosok bayi laki-laki ditemukan terlantar di teras rumah warga di Desa Banaran, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Minggu…
Tekuk Persija 1-0, Persebaya Buka Kemenangan Perdana Piala Presiden
Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan perdana di Piala Presiden 2026. Di laga perdana grup B, Bajol Ijo sukses mengalahkan Persija Jakarta dengan…
Wagub Jatim Dorong Kolaborasi Pemprov dan Kementerian untuk Perkembangan JFC Sebagai Wisata Internasional
Puncak Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 atau Grand Carnival yang digelar di Kabupaten Jember, Minggu (26/7/2026), menjadi momentum penguatan kolaborasi antar…
Harumkan Nama Daerah, Guru SMK SIG Lolos Magang Luar Negeri 2026 di Dresden University Jerman
KLIKJATIM.Com | Gresik – Prestasi membanggakan kancah internasional kembali ditorehkan oleh pendidik dari SMK SIG (SMK Semen Gresik). Ade Priyo Widhikdho,…
Hadir di Puncak Acara, Menpar RI Apresiasi JFC yang Konsisten Masuk Top 10 KEN Empat Tahun Berturut-turut
KLIKJATIM.Com | Jember – Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan bahwa Jember Fashion Carnaval (JFC)…