KLIKJATIM.Com | Gresik – Komisi III DPRD Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua titik proyek pembangunan jalan di Kabupaten Gresik, Kamis (28/8/2025). Sidak kali ini dilakukan untuk meninjau langsung pekerjaan peningkatan ruas jalan Morowudi–Benjeng serta Cerme Lor–Punduttrate, yang nilai proyeknya miliaran rupiah.
Menurut anggota Komisi III DPRD Gresik, Nur Yahya Hanafi, sidak dilakukan untuk memastikan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis, mengingat nilai anggaran yang digelontorkan Pemkab Gresik melalui Dinas PUTR cukup besar. “Untuk peningkatan jalan Morowudi–Benjeng, nilai HPS mencapai Rp6,7 miliar. Sedangkan untuk ruas Cerme Lor–Punduttrate lebih dari Rp4 miliar,” jelasnya.
Adapun kontraktor pelaksana untuk proyek Morowudi–Benjeng adalah PT Puncak Jaya Konstruksi, sementara peningkatan jalan Cerme Lor–Punduttrate dikerjakan oleh CV Andalan.
Baca juga: Komisi III DPRD Gresik Minta Dinas PUTR Evaluasi Prioritas Pembangunan Jalan[caption id="attachment_153504" align="alignnone" width="295"]
Nur Yahya Hanafi, saat sidak di proyek jalan (Dok)[/caption] Dari hasil tinjauan, Yahya memberikan sejumlah catatan. Pada ruas Morowudi–Benjeng, ia menekankan agar pemasangan u-ditch dirapikan sesuai perencanaan. Selain itu, lapisan dasar jalan perlu diperbaiki. “Perkerasan lapis pertama seharusnya menggunakan sertu. Tanah galian harus dibuang dan diganti dengan material perkerasan yang tepat,” tegasnya.
Sementara di lokasi Cerme Lor–Pundut Terate, Yahya menyoroti pembangunan talud dari batu kali. Menurutnya, kualitas spesi atau campuran semen (loloh) harus diperhatikan agar batu kali terpasang rapat dan kuat. “Jangan hanya ditumpuk, tapi harus benar-benar rekat sehingga fungsi talud sebagai penahan tanah bisa maksimal,” ujarnya.
Komisi III DPRD Gresik pun meminta kontraktor untuk segera menindaklanjuti catatan tersebut demi memastikan kualitas pembangunan jalan sesuai standar dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam jangka panjang. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar