klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Empat Hari Terombang-ambing, KLM Ayta CK2 Ditemukan Selamat di Laut Rembang

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Kapal Layar Motor (KLM) Ayta CK2 yang sempat hilang kontak selama empat hari ditemukan, ditarik Tug Boat ke tepi (Dok/KSOP)
Kapal Layar Motor (KLM) Ayta CK2 yang sempat hilang kontak selama empat hari ditemukan, ditarik Tug Boat ke tepi (Dok/KSOP)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Kapal Layar Motor (KLM) Ayta CK2 yang sempat hilang kontak selama empat hari akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat. Kapal tersebut terombang-ambing di perairan Rembang, Jawa Tengah, setelah mengalami kerusakan mesin.

Kapal bermuatan 37 kubik kayu sengon dan sekitar 2 ton ikan itu pertama kali terlihat nelayan setempat pada Kamis pagi (28/8/2025). Saat ditemukan, KLM Ayta CK2 hanya terapung tanpa mesin di sekitar Kepodang Field PGN Saka Rembang.

Kasi KBPP KSOP Kelas III Tanjung Pakis Metropolitan Jaya membenarkan penemuan kapal tersebut beserta seluruh awaknya.

“Alhamdulillah kapal sudah ditemukan dalam keadaan selamat. Saat ini masih dikoordinasikan apakah kapal akan ditarik ke Juwana atau langsung ke Pelabuhan Brondong, Lamongan,” ujarnya.

Menurut informasi terakhir, kapal akan ditarik menggunakan AHTS Kasuari. “Kapal ini sudah empat hari mengapung di tengah laut,” tambahnya.

KLM Ayta CK2 milik Jamal, warga Desa Sawah Mulya, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, dinakhodai oleh Edi Siswanto alias Wedi, dengan empat anak buah kapal (ABK): Supaji (65), Maki (61), Bakir (47), dan Hakim (48).

Baca juga: KLM Ayta CK2 Hilang Kontak di Perairan Bawean Gresik, Nahkoda dan 4 ABK Belum Ditemukan
Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Bawean pada Senin sore (25/8/2025). Satu jam kemudian, KLM Rajawali yang dikemudikan Isa juga berangkat menuju tujuan yang sama.

Sekitar 20 mil dari pantai Bawean Kabupaten Gresik, KLM Rajawali menyalip KLM Ayta CK2 pada pukul 19.30 WIB. “Kami sempat memberi kode lampu senter dan memanggil lewat radio, tetapi tidak ada respons. Lampu jalan kapal masih terlihat di belakang kami,” kata Isa, Rabu (27/8/2025).

Isa baru menyadari KLM Ayta CK2 hilang kontak setelah tiba di Pelabuhan Sedayu, Lamongan, keesokan paginya. Hingga sore harinya, kapal tersebut tak kunjung tiba.

Kini, setelah empat hari tanpa kabar, KLM Ayta CK2 bersama seluruh awaknya dipastikan selamat meski masih menunggu proses penarikan kapal ke pelabuhan tujuan. (qom)

Editor :