KLIKJATIM.Com | Sumenep - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur menduga kuat bahwa drum atau tong berisi narkoba jenis sabu yang ditemukan nelayan di perairan Sumenep telah berada cukup lama di dalam laut.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Seksi Intelijen BNNP Jatim, AKBP Damar Bastian, dalam konferensi pers di Aula Kodim 0827 Sumenep.
"Sekilas kami lihat tadi dari kondisi drum atau tong berisi narkoba jenis sabu itu sudah berkarat, kemudian juga ada tulisan-tulisan yang sudah kusam dan cat terkelupas," ujar AKBP Damar, Jumat (30/5) sore.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa keberadaan terumbu karang yang menempel pada permukaan drum menjadi indikasi kuat bahwa barang bukti tersebut telah cukup lama terendam di laut.
“Itu menunjukkan bahwa tong atau drum ini berada di air cukup lama. Untuk berapa hari atau berapa bulan, kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.
Selain itu, Damar juga menyebut bahwa pihaknya menemukan berbagai tulisan asing pada drum-drum tersebut, yang mengindikasikan kemungkinan asal luar negeri.
“Kalau kami melihat, semua tong atau drum pasti ada tulisan dari beberapa negara. Karena saya lihat dari tong atau drum itu ada tulisan Jepang, Thailand, Inggris dan China. Tapi kami belum bisa memastikan bahwa tong atau drum berasal dari Jepang, Thailand, Inggris maupun China. Jadi kita harus melakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya memaparkan.
Sementara itu, Komandan Kodim 0827/Sumenep, Letkol Inf Yoyok Wahyudi, memberikan apresiasi terhadap kepedulian dan respons cepat masyarakat dalam melaporkan penemuan mencurigakan tersebut.
“Kami mengapresiasi kepada nelayan setempat yang sigap langsung melaporkan penemuan 35 paket narkoba jenis sabu ini ke TNI/Polri,” ucap Yoyok.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, aparat desa, dan aparat keamanan, terlebih mengingat karakteristik geografis Kabupaten Sumenep yang terdiri dari banyak kepulauan.
“Dengan banyaknya kepulauan di Sumenep ini, sangat membutuhkan sinergi antara masyarakat, aparat desa dan aparat keamanan yang ada di sana. Kami juga akan terus mensosialisasikan tentang pencegahan dini terhadap hal-hal yang mencurigakan dan bisa menimbulkan sesuatu yang tidak diinginkan,” tandasnya.
Penemuan 35 paket narkoba jenis sabu ini kini menjadi fokus penyelidikan lebih lanjut oleh BNNP Jatim dan aparat terkait untuk mengungkap asal usul serta jaringan pengedarnya. (ris)
Editor : Hendra