klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Sore Ini, Lajnah Falakiyah NU Gelar Rukyatul Hilal Tentukan Awal Puasa

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Tim Lajnah Falakiyan PCNU Gresik mempersiapkan pelaksanaan rukyatul hilal di Bukit Condrodipo, Kecamatan Kebomas.
Tim Lajnah Falakiyan PCNU Gresik mempersiapkan pelaksanaan rukyatul hilal di Bukit Condrodipo, Kecamatan Kebomas.

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Sore ini Kamis (23/4/2020), Lembaga Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Jatim menggelar pemantauan bulan atau rukyatul hilal untuk menentukan 1 Ramadhan 1441 Hijriah. Dalam pelaksanaan, tim LFNU akan menempatkan tim pemantau hilal di 17 titik potensial dengan menerapkan protokol Covid-19.

[irp]

Shofiyulloh Ketua LFNU PWNU Jatim menjelaskan, ijtimak akhir Syakban 1441 Hijriah jatuh pada Kamis, 23 April 2020, sekitar pukul 09.28 WIB. Berdasarkan rukyat di Bukit Condrodipo Kabupaten Gresik, matahari akan terbenam pada pukul 17.26 WIB. Tinggi hilal mar’i (terlihat) 3 derajat 19 menit dengan lama hilal di atas ufuk 15 menit 46 detik. Sehingga, kemungkinan hilal bisa terlihat. Dengan demikian, kemungkinan awal Ramadhan 1441 Hijriah akan jatuh pada Jumat, 24 April 2020.

“Tapi saya berharap umat Islam dalam mengawali Ramadhan tetap menunggu keputusan pemerintah dalam sidang isbat yang didasarkan atas hasil rukyatul hilal dan hisab,” kata Shofiyulloh, Rabu (22/4/2020).

Adapaun rukyatul hilal dilaksanakan di 17 titik. Yaitu di Balai Rukyat NU Condrodipo, Gresik; POB Masjid Denanyar, Jombang; Observatorium Jokotole IAIN Madura, Pamekasan; Balai Rukyat Ibnu Syatir PP. Al Islam, Joresan, Ponorogo; Tulung Saradan, Madiun; dan Banaran Geger, Madiun.

[irp]

Kemudian di Gumuk Klasi Indah, Banyuwangi; Ponpes Bayt Al-Hikmah, Kota Pasuruan; Masjid Agung At Taqwa, Bondowoso; Pucuk Pelangi Gunung Gede Wonotirto dan Bukit Banjarsari, Blitar; Pantai Kalbut, Situbondo; MAN 3, Kediri; Tanjungkodok, Lamongan; Kantor Pemkab Malang; Kantor PCNU Kabupaten Mojokerto; dan Menara Rukyatul Hilal, Tuban.

“NU Jatim dalam melakukan pemantauan hilal di 17 titik di seluruh Jawa Timur tentu nya dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu Pengurus LFNU Gresik, Muhyiddin Hasan menuturkan, timnya sudah melakukan persiapan terkait rukyatul hilal sore ini di Bukit Condrodipo sesuai dengan SOP pemerintah. "Meski ada pandemi Covid-19, kami tetap melakukan sesuai protap pemerintah. Memakai masker, ruangan disemprot disinfektan, dan perukyat mengenakan masker serta menjaga jarak," ujarnya.

[irp]

Ditambahkan, rukyat yang dilakukan saat ini berbeda dengan tahun lalu. Pasalnya, tidak semua orang masuk ke ruang perukyat. Mereka yang masuk hanya tim perukyat, perwakilan Kantor Kementrian Agama (Kemenag), kiai serta perwakilan media. "Karena ada pendemi Covid-19. Kami membatasi diri jadi tidak semua diperkenankan masuk. Himbauannya tetap di rumah saja biar kami yang bekerja," imbuhnya.

Muhyiddin memprediksi jika cuacanya mendukung timnya yakin bisa melihat hilal sebagai patokan pelaksanaan pembuka bulan suci Ramadan. "Mohon doanya saja, meski ada pandemi Covid-19 pelaksanaan ibadah puasa di Bulan Ramadan 1414 H tetap berjalan," ujarnya. (hen)

Editor :