KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Direktur Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Bank Daerah Bojonegoro melakukan ground Breaking untuk pembangunan gedung pusat, tepatnya di Jln. Veteran Kabupaten Bojonegoro. Hadir dalam acara tersebut Pj Bupati Bojonegoro, Direktur Bank BPR, Forkopimda Bojonegoro, DPRD Bojonegoro, OPD dan para tamu undangan.
Pembangunan gedung kantor pusat Bank BPR ini dilakukan agar pelayanan untuk Bojonegoro semakin maksimal. "Untuk kantor yang lama kurang maksimal jadi kami membangun gedung di sini untuk kantor pusat," ujar Direktur PD BPR Bojonegoro, Sutarmini saat ground breaking Rabu (13/11/2024).
Ia mengatakan, untuk kantor gedung yang akan dibangun ini sebenarnya sudah dimulai pada 2022 lalu dimulai dari pengadaan tanah hingga sekarang bisa dilakukan untuk proses pembangunan.
Menurutnya, dengan adanya kantor baru ini bisa memberikan pelayanan di Kabupaten Bojonegoro. Gedung ini akan berdiri 6 lantai, dan nanti semoga bisa melayani dengan baik. "Terima kasih kepada bapak Pj bupati, DPRD, kejaksaan dan lainnya yang sudah membantu melakukan ini dan mengarahkan kami," ungkapnya.
Kemudian dalam sambutan Pj Bupati Bojonegoro, Adriyanto berpesan agar dengan pelayanan di PD BPR bisa maksimal serta semakin tinggi gedungnya, bisa tinggi juga deviden-nya. "Semoga dengan kantor baru pelayanan baik kepada masyarakat, positif untuk Bojonegoro ke depan dan untuk pengelolaan selalu diperkuat serta selalu koordinasi, baik dari kejaksaan dan lainnya," pungkasnya.
Sementara itu, Moch Arief selaku Direktur Operasional dan Bisnis menambahkan, untuk gedung 6 lantai ini membutuhkan anggaran sebesar 32.038.234.000, dengan anggaran dari PD BPR Bojonegoro. Dan pembangunannya dikerjakan oleh PT Aneka Tata Sarana Semarang dengan jangka waktu 240 hari.
"Untuk target deviden sendiri di tahun 2024 Insyaallah tercapai dengan target laba 22 miliar, dan tadi sudah pak Pj pesan, semakin tinggi gedung harapannya juga tinggi deviden nya. Lalu, nantinya di area seluas 2 .000 meter persegi lebih ini akan ada masjid serta stand para UMKM. Semoga ke depannya akan meningkat untuk deviden-nya dan juga lebih maksimal untuk melakukan pekerjaan," pungkasnya. (gin)
Editor : M Nur Afifullah