KLIKJATIM.Com | Surabaya - Aktifitas pedagang dan pembeli di Pasar PPI Jl Gresik dan Jalan Jepara Kecamatan Krembangan dipastikan libur selama 14 hari, mulai Rabu 15 April 2020. Itu terjadi setelah ada peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 di kawasan tersebut.
[irp]
“Ditutup mulai besok. Hari ini persiapan seperti posko yang melibatkan tenaga kesehatan dengan APD lengkap. Kalau sudah siap semua besok mulai ditutup,” kata Agus Tjahyono Camat Krembangan.
Dijelaskan, pihaknya juga menerbitkan surat edaran agar warga yang tinggal di Jl Gresik PPI Kelurahan Kemayoran agar melakukan physical distancing. Selain itu, pihaknya juga menutup aktifitas pasar PPI mulai 15 April 2020. “Intinya kita mau memberlakukan physical disyancing di pemukimannya. Karena di situ sampai dengan tadi malam sudah terkonfirmasi ada 30 kasus positif Covid-19,” ujar Agus.
Dikatakan, kebijakan menutup Pasar PPI terpaksa juga dilakukan karena untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Pasar itu tempat yang potensial bertemunya banyak orang. Dengan sangat terpaksa kami mengambil langkah menutup pasar PPI dan PKL di sekitarnya juga,” ujar Camat Krembangan.
[irp]
Ditambahkan, Selasa sore pihaknya menerima informasi dari Dinkes Surabaya kalau ada 26 kasus positif Covid-19 di kawasan itu. Lalu, pada Selasa malam dia mendapatkan update kalau sudah bertambah menjadi 30 kasus. “Informasi dari Dinkes itu 30 orang positif, makanya kami bergerak cepat. Kami harus berkejaran dengan penularan virus ini,” katanya.
Dalam penerapan Pembatasan Sosial selama 14 hari ke depan ini, pihaknya melibatkan pengurus RT agar mengawasi warganya yang keluar masuk pemukiman. Selain itu, pembuatan posko di Pasar PPI sedang dipersiapkan. (hen)
Editor : Redaksi