KLIKJATIM.Com | Jombang - Seorang pria yang diketahui berasal dari Kecamatan Sumobito, babak belur dihajar massa usai diduga menjambret dompet seorang wanita paruh baya di depan rumahnya, di Duѕun Rejoslamet, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.
Diketahui peristiwa dugaan penjambretan tersebut dialami Mukhayanah (52) saat didepan rumahnya pada Kamis, 12 September 2024 sekitar pukul 13.00 WIB.
Saat itu seorang pria tidak dikenal dengan membawa kendaraan motor diduga merampas dompet yang dibawanya dan kabur, sontak Mukhayanah berteriak minta tolong dan mendapat respon warga.
Medengar teriakan korban, sejumlah warga mengejar terduga pelaku yang berlari ke arah selatan dan berhasil ditangkap warga. Warga yang geram menghakimi pria tersebut dengan sejumlah tinjuan ke arah terduga pelaku.
Salah satu warga setempat, Ahmad Gozi membenarkan kejadian tersebut, kemudian warga yang lain menghubungi pihak kepolisian untuk melaporkan kejadian tersebut.
Baca juga: Dua Pemuda di Jombang Ditemukan Meninggal Dunia di Pinggir Jalan, Diduga Tabrak Truk Parkir"Korban tadi didepan rumah teriak minta tolong, ternyata dompetnya (Didgua) dijambret, setelah itu warga mengejar dan (terduga pelaku) ditangkap. Setelah itu dihakimi massa, kemudian ada polisi datang," katanya.
Akibat dihakimi warga, terduga pelaku penjambretan mengalami sejumlah luka dengan kucuran darah dibagian wajahnya, kemudian diamankan pihak Polsek Mojoagung dan dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan medis.
Akibat luka yang cukup serius dibagian wajah dan kepala, terduga pelaku harus menerima perawatan intensif untuk kemudian menjalani proses pemeriksaan oleh kepolisian.
Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas mengatakan, usai mendapat laporan dari warga, pihaknya bergegas mendatangi lokasi dan mengamankan seorang pria yang menjadi sasaran amukan warga.
"Tentu akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku, terduga pelaku kami amankan namun belum bisa dimintai keterangan karena harus menjalani perawatan luka yang cukup parah dibagian hidungnya," pungkasnya. (qom)
Editor : Diana