klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

BPC HIPMI Gresik 2024-2027 Siap Lahirkan Pengusaha Muda Baru

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Prosesi pelantikan dan pengukuhan BPC HIPMI Kabupaten Gresik periode 2024-2027 (Qomar/Klikjatim.com)
Prosesi pelantikan dan pengukuhan BPC HIPMI Kabupaten Gresik periode 2024-2027 (Qomar/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Gresik periode 2024-2027 resmi dilantik hari ini, Minggu 28 Juli 2024, di salah satu Hotel di Gresik. Pengurus BPC HIPMI Gresik yang baru ini dinahkodai Nur Rachmad Yani Hidayatullah, yang tak lain adalah adik kandung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Dalam sambutannya, Nur Rachmad Yani menyampaikan, pihaknya akan berkolaborasi dengan semua stakeholder di Kabupaten Gresik, seperti Dinas Ketenagakerjaan, Diskoperindag, APINDO dan tentunya komunitas kepemudaan untuk memajukan dunia usaha dan melahirkan pengusaha muda baru di Kabupaten Gresik.

"Selain itu kami merencanakan memberikan pelatihan untuk teman-teman yang belum bekerja agar bisa diserap perusahaan di Gresik, atau merintis usahanya secara mandiri sehingga bisa berpenghasilan," tutur Nur Rachmad Yani.

Sementara itu, Rois Sunandar Maming, Ketua BPD HIPMI Jatim mengapresiasi kekompakan HIPMI Gresik. Dia berharap HIPMI Gresik bisa merekrut anggota sebanyak - banyaknya, yang berarti pengusaha muda di Kabupaten Gresik semakin banyak.

"Semakin banyak anggota HIPMI maka semakin banyak entrepreneur muda yang lahir," kata dia.

Baca juga: Nur Rahmad Yani Pimpin Hipmi Gresik 2024-2027
Pada kesempatan tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga menyampaikan arahan, Yani, sapaan akrabnya mendorong HIPMI Kabupaten Gresik bisa membaca potensi - potensi yang ada di Kabupaten Gresik, kemudian memanfaatkannya menjadi usaha.

Yani bilang, Litbang UI (Universitas Indonesia) pernah membuat kajian potensi yang ada di Kabupaten Gresik, baik di bidang pertanian, perkebunan, jasa, termasuk pariwisata yang ternyata sangat besar dan potensial dikembangkan.

Pada saat yang sama, investasi besar yang masuk di Kabupaten Gresik bisa dikolaborasikan dengan potensi lokal tersebut.

"Misalnya industri katering, bahan bakunya bisa mengambil bandeng di mengare, padi di Bawean dan sebagainya. Itu yang kami dorong melalui regulasi dan kebijakan. Teman-teman HIPMI harus mampu membaca dan memanfaatkan peluang-peluang ini," pesan Yani.

Inilah Ekosistem Investasi berbasis potensi lokal yang bisa memicu pertumbuhan ekonomi lokal dan lahirnya pengusaha - pengusaha pemula baru di Kabupaten Gresik.

"Jadi ini peluang anak muda di Gresik untuk ambil bagian dalam ekosistem bisnis ini," sambung Yani.

Yani pun menyarankan pengurus dan anggota HIPMI untuk sering berkumpul dan bertemu, karena hal tersebut bisa memicu ide-ide program yang bisa dilaksanakan.

"Saya yakin anak muda itu, kalau konsisten belajar dan tidak gengsi akan sukses, usaha apapun bisa dirintis dan kalau konsisten bisa baik hasilnya," pungkas Yani. (qom)

Editor :