klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Ada 8 Sayuran yang Ternyata Tidak Boleh Dipanaskan Berulang Kali, Bisa Timbulkan Masalah Kesehatan

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy

KLIKJATIM.Com | SURABAYA - Penting untuk memahami bahwa meskipun sayuran memberikan banyak manfaat kesehatan, beberapa di antaranya dapat kehilangan nutrisi. Apalagi, jika sayuran dipanaskan berulang kali.

Ada beberapa sayuran yang ternyata akan menghasilkan senyawa berbahaya saat dipanaskan berulang kali. Apa saja sayuran yang dimaksud? Berikut ulasannya, dilansir dari situs web GridHealth. 

1. Bayam

Bayam mengandung nitrates, yang dapat berubah menjadi senyawa nitrit saat dipanaskan berulang kali.

Nitrit dapat berpotensi membentuk senyawa nitrosamine, yang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker.

Oleh karena itu, lebih baik mengonsumsi bayam segar atau memasaknya sekali saja.

2. Wortel

Wortel mengandung karotenoid, termasuk beta-karoten yang memberikan warna oranye.

Pemanasan berulang kali dapat mengurangi jumlah beta-karoten dan meningkatkan kadar gula dalam wortel.

Oleh karena itu, lebih baik mengonsumsi wortel mentah atau dimasak hanya sekali.

3. Tomat

Tomat mengandung asam oksalat yang dapat bereaksi dengan logam saat dipanaskan.

Ini dapat merubah rasa dan bahkan menyebabkan pencemaran logam.

Jadi, hindari memanaskan tomat dalam wadah logam atau memasaknya berulang kali dalam wajan logam.

4. Bawang putih

Bawang putih mengandung senyawa belerang yang berkontribusi pada manfaat kesehatannya.

Namun, pemanasan berulang kali dapat mengurangi kandungan senyawa ini.

Oleh karena itu, lebih baik menambahkan bawang putih segar ke makanan setelah dimasak.

5. Jamur

Jamur dapat dengan mudah menyerap logam berat dan mengakumulasi senyawa toksik.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari memanaskan jamur berulang kali.

Selain itu, pastikan untuk memasak jamur dengan hati-hati untuk memastikan kematangan yang sempurna.

6. Brokoli

Brokoli mengandung senyawa sulforaphane yang sangat bermanfaat.

Namun, pemanasan berulang kali dapat mengurangi jumlah sulforaphane.

Jadi, sebaiknya konsumsi brokoli mentah atau masak hanya sekali.

7. Kubis

Kubis mengandung senyawa glukosinolat yang dapat berubah menjadi senyawa berbahaya saat dipanaskan berulang kali.

Memasak kubis sekali atau memasukkannya ke dalam hidangan mentah adalah pilihan yang lebih baik.

8. Kentang

Kentang mengandung pati, dan pemanasan berulang kali dapat mengubah struktur pati menjadi bentuk yang sulit dicerna.

Ini dapat meningkatkan indeks glikemik kentang, yang dapat memengaruhi kadar gula darah.

Kentang yang disimpan di lemari es dan dimakan dingin lebih baik untuk mempertahankan kandungan nutrisinya.

Memahami cara memasak dan mengonsumsi sayuran dengan benar dapat membantu memaksimalkan manfaat kesehatan yang diberikan oleh makanan.

Sebaiknya, pilihlah cara memasak yang mempertahankan nutrisi dan menghindari pemanasan berulang kali untuk sayuran yang rentan terhadap perubahan senyawa atau nutrisi.

Tetaplah kreatif dalam mengolah sayuran untuk menikmati manfaat kesehatan maksimal.

Editor :