KLIKJATIM.Com | SURABAYA – Seperti dilansir dari JawaPos.com, daftar pusat perbelanjaan di Surabaya berkurang satu tahun ini. Jembatan Merah Plaza 2 Surabaya pamit undur diri dari Metropolis. Jembatan Merah Plaza 2 Surabaya telah menghentikan operasionalnya bulan ini.
JawaPos.com mendapatkan surat pemberitahuan berhenti operasi dari salah satu pedagang. Pedagang sebut saja Irma itu membagikan surat pemberitahuan jika Jembatan Merah Plaza 2 Surabaya tersebut berhenti beroperasi.
”Iya betul berhenti beroperasi. Ini kami dapat suratnya dan diberitahukan kalau Jembatan Merah Plaza 2 Surabaya tutup sejak 20 April 2024,” terang Irma.
Irma menyatakan, beberapa barang masih ada di unit Jembatan Merah Plaza 2 Surabaya. Tertera dalam surat jika Jembatan Merah Plaza 2 Surabaya yang dikelola PT Jasamitra Propertindo memberikan batas waktu kepada pedagang untuk mengosongkan unit hingga 30 April.
Jembatan Merah Plaza Surabaya pamit dari daftar pusat perbelanjaan di metropolis. Jembatan Merah Plaza Surabaya terbagi menjadi 2 namun masih dalam satu area. Yakni, Jembatan Merah Plaza 1 dan 2 Surabaya.
Jembatan Merah Plaza 2 undur diri dari pusat perbelanjaan di Surabaya. JawaPos.com mencoba untuk berkeliling di kawasan Jembatan Merah Plaza Surabaya.
Jembatan Merah Plaza Surabaya 1 terlihat masih beroperasi. Namun, lain halnya dengan Jembatan Merah Plaza Surabaya 2. Jembatan Merah Plaza 2 Surabaya tampak sepi pedagang.
Unit-unit tenant pun tutup di Jembatan Merah Plaza 2 Surabaya. Sementara itu, untuk Jembatan Merah Plaza 1 Surabaya masih ramai pedagang. Terutama di lantai dasar.
Pukul 09.37, beberapa pedagang Jembatan Merah Plaza 1 Surabaya telah membuka gerai. Pedagang-pedagang Jembatan Merah Plaza 1 Surabaya di lantai dasar didominasi dengan kain-kain perca hingga kebutuhan fashion. Fasilitas eskalator tak beroperasi. Pendingin ruangan pun dimatikan.
”Kami diperbolehkan buka baru pukul 09.00. Untuk pendingin ruangan atau AC tidak nyala, hanya kipas yang dinyalakan,” terang Wiwik, salah seorang pedagang Jembatan Merah Plaza 1 Surabaya.
Wiwik menuturkan, situasi sepi sudah dimulai sebelum pandemi Covid-19 datang. Tetapi, saat itu sekitar 2019, Jembatan Merah Plaza Surabaya masih lumayan ramai.
”Begitu pandemi Covid-19 datang, ya sudah semakin sepi,” terang Wiwik. (jp/gin)Editor : Redaksi